Warga melaporkan masalah sampah di Palu Selatan, Palu Kota

35907 medium post 44248 893f7544 3271 4e60 a636 ab390bfa7b3f 2018 10 15t23 06 58.857 08 00 35908 medium post 44248 b1949cfe 5922 424d 8c0b 300fe9feca34 2018 10 15t23 06 59.612 08 00
Garbage trash service  Tidak ada layanan sampah
Terdapat tumpukan sampah yang dikarenakan tidak ada layanan pemungutan sampah dari instansi yang terkait, hal ini menyebabkan lingkungan yang kotor dan kumuh di sekitaran Palu Selatan,Palu Kota. Harap warga selalu membuang sampah pada tempat tempat pembuangan sampah yang sesuai. Ini merupakan laporan yang di sampaikan oleh warga yang berada di sekitaran Palu Selatan,Palu Kota.

Umumnya lokasi pengungsian korban bencana di suatu daerah, pemandangan tumpukan "sampah" pakaian layak pakai pun kini terlihat di beberapa lokasi pengungsi korban bencana di Kota Palu dan Sigi. Di satu lokasi mungkin tidak terlihat sebagai sampah karena masih diberi atap terpal agar terhindar dari terkena air hujan dan pakaian layak masih bisa dimanfaatkan. Namun, dari segi pemandangan, agaknya lebih terlihat seperti sampah yang menumpuk karena tidak diseleksi dengan lebih baik.

Mengapa hal ini terjadi ?

1. Warga yang ingin turut membantu tersedianya pakaian layak pakai yang dapat dimanfaatkan oleh warga korban bencana belum memaketkan bantuan pakaian tersebut dengan baik, seperti misalnya memilah dan mensortir pakaian sesuai kegunaannya. Pakaian dewasa perempuan, pakaian dewasa laki-laki, pakaian anak, pakaian bayi, selimut, jaket dsb.
2. Jumlah bantuan pakaian layak melebihi kebutuhan pakaian yang benar-benar dibutuhkan oleh warga korban bencana, sehingga pada akhirnya menumpuk terbengkalai dan jadilah tampak seperti tumpukan 'sampah'
3. Klasifikasi prioritas kebutuhan dalam hal bantuan pakaian layak pakai seperti Jaket dan Selimut menempati prioritas teratas dari kebutuhan pengungsi. Karena mengungsi di tenda dengan keterbatasan pelindung tubuh dari bahaya kedinginan, terutama apabila musim hujan tiba, daerah sarang nyamuk, dsb. Prioritas teratas lainnya yang disesuaikan dengan umur karena kebutuhan khusus yakni pakaian dan selimut bayi, selimut bagi lansia, dsb. Kebutuhan penting lainnya adalah kelambu, mengingat tenda pengungsian rata-rata berada di area terbuka dan pasti rawan nyamuk, terlebih lagi apabila daerah bencana merupakan endemi malaria dan DBD.

Nah, termasuk yang manakah kita dalam membantu warga terkena bencana alam di suatu daerah?
Sudah dilihat 29 kali

Komentar