Warga Diduga Keracunan Makanan dari Kegiatan Posyandu

33486 medium pyg
Sebanyak 32 warga Lowanu RW 16 Kelurahan Sorosutan, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta dilarikan ke RSUD Wirosaban karena diduga mengalami keracunan. Puluhan warga ini sebelumnya menyantap makanan berupa soto, kacang hijau dan jajanan pasar dari kegiatan Posyandu di RW 16.

Pada Rabu (19/09/2018), beberapa warga mengeluh sakit perut, mual-mual dan muntah-muntah. Dampaknya baru kerasa pagi sampai siang, lalu, yang ikut Posyandu hari sebelumnya dibawa ke rumah sakit.

Dwi Susanto (16), salah satu warga RT 62/ RW 16 Lowanu, Kelurahan Sorosutan, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta mengaku menyantap soto, kacang hijau dan jajanan pasar dari acara Posyandu. "Saya tidak ikut Posyandu, sama pengurus dikasih soto dan kacang Hijau, ada jajanan pasar juga," ucapnya. Dwi menyampaikan, ia menyantap makanan pemberian dari kegiatan Posyandu sekitar pukul 19.00 WIB. Usai menyantap makanan tersebut, dirinya tidak merasakan hal yang aneh. Namun demikian, pada pagi harinya, dia merasakan sakit perut yang disertai mual dan pusing. Setelah itu, ia langsung dibawa ke RSUD Wirosaban untuk mendapat perawatan. "Saya tetap berangkat sekolah, tapi kok rasanya semakin enggak enak. Terus sama sekolah dibawa ke RSUD Wirosaban," ungkapnya. Usai mendapat perawatan dan kondisi sudah membaik, dokter memperbolehkan Dwi Susanto untuk pulang ke rumah. "Tadi disuntik, diberi obat juga. Ya ini sudah lumayan sehat, sama dokter boleh pulang," tuturnya.

Sementara itu Kapolsek Umbulharjo Kompol Alal Prasetyo mengatakan, kegiatan posyandu memang rutin digelar untuk pemeriksaan anak dan lansia. "Jadi bergiliran di setiap RW. Yang memasak juga warga bergiliran per RT," urainya. Disampaikanya, usai kegiatan posyandu, makanan dibagikan kepada warga. Makanan tersebut antara lain, soto, kacang ijo dan snack. "Makanan itu dimakan malam. Dari keterangan Pak RW, memang sudah curiga dengan rasanya," tandasnya.

Sampai saat ini, kata Alal, pihaknya belum menerima laporan terakhir kejadian tersebut. Namun, ia telah melakukan pendataan dengan mendatangi lokasi dan rumah sakit. "Sebagian kondisinya sudah baik dan boleh pulang. Laporan belum ada, jadi baru mendata saja," pungkasnya.

Sumber: kompas.com
Sudah dilihat 20 kali

Komentar