USIA EMAS, POTENSI MEMBANGUN GENERASI EMAS

38820 medium post 46466 a2a18f7a 0556 4507 8a90 8fb827316da3 2018 11 13t21 59 45.910 08 00 38821 medium post 46466 b118a9cf ba8e 430a 8d77 b95d7eadd4ec 2018 11 13t21 59 47.809 08 00 38823 medium post 46466 e36a499c b370 4c0a 9c43 218f41a1e062 2018 11 13t21 59 49.909 08 00
Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan bagian dari jenjang struktur pendidikan dasar, yang diwajibkan kepada setiap anak usia dini sebelum masuk sekolah dasar. Tujuan diwajibkannya pendidikan pra sekolah ini yaitu untuk mendorong terbangun dan berkembangnya usia emas anak-anak yaitu pada usia 3-5 tahun, secara maksimal sesuai dengan tahapan-tahapan perkembangan otak dan motorik mereka. sehingga diharapkan agar generasi emas Indonesia di masa depan akan mampu bersaing dengan negara-negara maju di dunia.
Dan dalam konteks ini, pemerintah telah berupaya semaksimal mungkin untuk secara bertahap memberikan perhatian kepada lembaga-lembaga PAUD baik formal maupun non formal agar mendapatkan perlakuan dan perhatian yang sama dan adil, baik peserta didiknya maupun GTKnya. Dan wujud dari perhatian pemerintah tersebut, saat ini setiap lembaga yang terdaftar di Kementerian pendidikan dan kebudayaan, serta mengisi aplikasi dapodik sesuai SOP, maka dipastikan setiap tahunnya akan mendapat dana BOP yang dinilai sebesar Rp.600.000,- per siswa.
Dan sebagai masukan buat Kemdikbud, terkait dengan guru di yang mengajar di lembaga PAUD formal dan non formal, masih terjadi ketimpangan, dimana regulasi yang terkait mengenai tunjangan fungsional (sertifikasi), hanya diberikan kepada guru yang mengajar di lembaga PAUD formal, sedangkan guru yang mengajar di lembaga PAUD non formal seperti KB, TPA dan SPS masih belum ada regulasi yang membolehkan mereka mengusulkan tunjangan sertifikasi.
Selanjutnya, terkait dengan bantuan gedung ruang belajar, hampir 95 persen lembaga-lembaga PAUD khususnya lembaga non formal masih berswadaya murni. sehingga banyak lembaga-lembaga yang bubar disebabkan karena gedung pinjaman dan sewaan yang ditempati diambil alih oleh pemiliknya.
Oleh karena itu, sangat diharapkan perhatian semua pihak, tidak hanya pemerintah, tetapi semua kita yang peduli terhadap pendidikan anak-anak bangsa sebagai generasi penerus dimasa depan, agar memberikan sumbangsih moral dan spiritual agar lembaga-lembaga yang sudah ada di lingkungan sekitar kita bisa terus berjalan dan berproduksi mencetak insan-insan cerdas dan religius. Dan jadilah bagian dari keberadaan mereka, agar pendidikan di tengah-tengah masyarakat ini akan menjadi kemilau yang akan menyinari perubahan-perubahan masyarakat tersebut di masa depan. #LombokBangkit #LombokBersamaAtmaGO
Sudah dilihat 71 kali

Komentar