Tragedi Bencana PASIGALA

55484 medium post 61534 a84f8fc8 3caf 4fb0 a5e6 8968670b8f3a 2019 03 25t17 01 32.096 08 00
Jum,at 28 September 2018.
Hari itu adalah hari terakhir saya sekolah di SMAN MODEL TERPADU MADANI. Pada hari itu saya masih sempat mengikuti hari terakhir MID Semester dan bertemu teman-teman saya bercanda dan tertawa. Saya pikir saya masih bisa bercanda bersama dengan teman saya. Namun, apa yang terjadi ? ketika magrib kota Palu diguncang gempa berkekuatan 7,7 SR. Saat itu yang dirasakan semua orang adalah rasa takut, sedih, dan duka. Dimana banyak orang yang kehilangan keluarganya. disitu saya merasa takut. Dimana di waktu sebelumnya saya tersenyum dan yang terjadi berikutnya adalah sebaliknya yaitu kesedihan. Setelah guncangan besar gempa tersebut saya bersama teman saya mengungsi ke arah jalan Dayaodara disitu saya merasa takut karena beberapa kali terjadi guncangan kecil. setelah 3 hari saya berada di Palu, saya memutuskan untuk pulang ke kampung saya kecamatan Tinombo Selatan, Desa Tada. Sehingga pada akhirnya Ayah saya menyuruh saya bersekolah di SMAN 2 KASIMBAR. Disitu saya bertemu teman baru dan mendapat banyak pengalaman.
Terima Kasih #atmago_goes_to_school #sma_negeri_2_kasimbar
Sudah dilihat 42 kali

Komentar