Tragedi 28 september 2018

54806 medium post 60910 c8b90302 c667 43c3 8243 78f8f625831c 2019 03 21t10 55 33.007 08 00
Jum'at 28 september 2018. Sore itu adalah sore yang indah, dimana semua orang merasa bahagia karena hari itu adalah hari ulang tahun kota palu. sama halnya dengan saya, saya juga merasa bahagia karna akan diadakan festival palu nomoni untuk yang ke tiga kalinya . Tapi, sore yang indah itu berubah menjadi sore yang menakutkan. Karna sore itu juga , di sulawesi tengah , khususnya palu dan sekitarnya terjadi peristiwa gempa bumi yang sangat dahsyat, liquifaksi yang sangat menakutkan, dan tsunami yang menyapu bibir bibir pantai. Kala itu, saya baru saja pulang PKL (praktek kerja industri) di bagian undata lama. Untung saja waktu itu saya cepat pulang karena takut jalan macet. pada waktu gempa itu terjadi, saya berada dirumah bersama keluarga. ketika gempa terjadi kami langsung lari kedaerah yang lebih tinggi karena rumah saya tidak jauh dari daerah pantai. orang orang pun berhamburan lari bersama kami, saya dan keluarga pun terpisah , setelah berjalan begitu jauh , saya dan keluargaku bertemu di gunung . disana juga banyak mengungsi seperti kami. #Palu_Bangkit #AtmaGo_Goes_To_School #SMK_Negeri_5_Palu
Sudah dilihat 27 kali

Komentar