TRADISI KELILING KAMPUNG SAAT KHITANAN MASIH TERJAGA

64534 medium post 69399 e79bcccd bf29 413e 8ebf f9b7ae13caff 2019 06 23t16 34 40.137 07 00 64535 medium post 69399 8539324c e018 4c71 afa1 4434a71e6f11 2019 06 23t16 34 41.799 07 00 64537 medium post 69399 dda75a83 2fd8 4790 88cd 4191d5f7dd91 2019 06 23t16 34 45.382 07 00 64536 medium post 69399 54ecdcf8 509e 4eb9 8ab0 993bdf3c1a99 2019 06 23t16 34 43.612 07 00
Kragilan | Tradisi atau Budaya keliling yang dilakukan oleh masyarakat kp. gelingseng desa pematang kecamatan kragilan kabupaten serang provinsi banten ketika selametan khitanan anak dan masih terjaga hingga saat ini, dimana anak yang di khitan diajak keliling kampung naik delman dan naik mobil odong-odong bersama keluarga besarnya (23/06/2019)
Tradisi seperti ini masih sangat dijaga dan dipertahankan kelestariannya oleh sebagian masyarakat namun tradisi ini sedikit berbeda dengan tradisi dahulu dimana hanya pengantin sunat yang diperbolehlan naik kuda sedangkan yang lainnya ngarak dari belakang dan tentu biaya yang dikeluarkan sedikit berbeda dengan sekarang harus mengeluarkan uang yang banyak untuk menyewa mobil  losbak, kendang, delman dan mobil odong-odong tentunya bagi masyarakat yang kurang mampu tidak bisa melakukannya karena terkendala biaya. sehingga tradisi ini seiring dengan waktu hampir punah meskipun begitu bagi yang mampu tetap melestarikan tradisi ini agar tidak punah.
salah satu warga pematang yayat rohati mengungkapkan, tradisi keliling kampung saat khitanan anak ini sudah dilakukan oleh para penddahulunya namun sangat berbeda caranya, dulu hanya pake kuda khusus untuk anak yang di khitan kemudian di arak kalau sekarang yang dikhitan dan yang ngarak sama-sama naik kendaraan.
"tradisi ini sudah lama dilakukan oleh orang-orang sebelum kita cuma kalau dulu hanya yang di khitan yang naik kuda kalau sekarang bukan naik kuda tapi naik delman, mobil odong-odong dan sewa mobil kendang juga." ungkapnya saat ditanya. #AtmaGoBanten #Berbagiituindah
Sudah dilihat 51 kali

Komentar