TOLAK RENCANA PEMBUANGAN LIMBAH TAILING DI LAUT MOROWALI

2 July 2020, 13:47 WIB
3 0 71
Gambar untuk TOLAK RENCANA PEMBUANGAN LIMBAH TAILING DI LAUT MOROWALI
Rencana untuk membuang limbah tailing ke laut dalam, melalui proyek pembuangan limbah nikel ke laut dalam ( Deep Sea Tailing Placement ) untuk pabrik hidrometalurgi akan menambah laju pengrusakan ruang hidup masyarakat pesisir dan pulau – pulau kecil yang selama ini telah di porak-porandakan oleh industri ekstraktif, saat ini menurut catatan kami, industri ekstraktif pertambangan adalah salah satu penyumbang terbesar kerusakan yang terjadi diwilayah pesisir dan pulau-pulau kecil khususnya pesisir yang ada di Kabupaten Morowali Provinsi Sulawesi Tengah, yang juga menjadi lokasi perencanaan pembuangan limbah tailing oleh beberapa perusahaan tambang yang sedang menunggu izinnya untuk di tanda tangani oleh pemerintah.

Perairan morowali termasuk koral triangle, yaitu kawasan perairan dibarat samudara pasifick, termasuk indonesia, yang mengandung keragaman spesies yang sangat tinggi ( hampir 600 spesies terumbu karang) dan menjadi penopang biota laut disekitarnya. Ekosistem sekaya ini menjadi habitat bagi banyak biota luat termasuk ikan yang ditangkap oleh nelayan.

Kandungan logam berbahaya, yang sekalipun memenuhi baku mutu, akan terakumulasi dalam tubuh biota laut tak terkecuali ikan tangkapan nelayan dan terakumulasi (Bioakumulasi). Alhasil tailing pada satu titik dapat samai ke meja makan manusia, mengancam kesehatan dan perekonomian masyarakat pesisir. Terumbu karang yang juga berperan dalam menyerap karbon dioksida di atmosfir akan terpengaruh dan berdampak pada keseimbangan iklim lewat emisi gas karbon. Praktik pembuangan limbah tailing ke laut akan membuat keberlangsungan lingkungan laut berada di ujung tanduk.
Perlu kita ketahui bersama Rencana DSTP ( Deep Sea Tailing Placement ) sendiri atau pembuangan limbah tailing di laut dalam yang di mohonkan oleh 2 perusahaan di antaranya PT. QMB New Energi Material, dan PT. Huayuei Nickel Cobalt. Belum dimuat di dalam Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau – Pulau Kecil (Perda Nomor 10 Tahun 2017 Tentang RZ WP3K Provinsi Sulawesi tengah, ) yang menjadi dasar untuk pengambilan keputusan dalam setiap pemanfaatan wilayah pesisir laut dan pulau-pulau kecil di sulawesi tengah, termasuk izin pemanfaatan ruang laut yang menjadi kewenangan gubernur sulawesi tengah, untuk rencana pembuangan limbah tailing di laut dalam.

Maka dari itu kami yang tergabung dalam Aliansi Peduli Laut Morowali dengan ini menyatakan:
1. Menolak Rencana Pembuangan Limbah Tailing Ke laut Morowali.
2. Mendesak Gubernur Sulawesi Tengah untuk tidak mengeluarkan izin apapun untuk rencana pembuangan limbah tailing ke laut untuk ke 2 Perusahaan tersebut.

Palu 2 Juli 2020
MOH. TAUFIK
Koordinator Lapangan

PBHR, AEER, LBH CATUR BHAKTI Palu, IPPMD_Palu, JATAM SULTENG, KIARA SULTENG, YTM, IP2MM, STN Sulteng, SP Palu, KPA SULTENG, BWIO SULTENG.

  Komentar untuk TOLAK RENCANA PEMBUANGAN LIMBAH TAILING DI LAUT MOROWALI

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. Berikut Link Pendaftaran BLT UMKM Rp2,4 Juta Kabupaten Bandung Tahap 3 Yang Dibuka Sampai November

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Rancaekek, Bandung Kabupaten  |  19 Oct 2020
  2. "Gerakan Serentak Penegakan Protokol Covid-19" di Jalan Tamansiswa, Wirogunan

    Abdul Razaq  di  Mergangsan, Yogyakarta  |  21 Oct 2020
  3. Yayasan SAPA Memberikan Pelatihan Penanganan Kasus Trafficking kepada Bale Istri

    Sri Wahyuni  di  Paseh, Bandung Kabupaten  |  23 Oct 2020
  4. Hari Santri Nasional : Fatayat NU Ngawen Adakan Santunan.

    Siti Aminatus Sholihah  di  Patuk, Gunung Kidul  |  23 Oct 2020

Komentar Terbanyak

  1. 2
    Komentar

    Berikut Link Pendaftaran BLT UMKM Rp2,4 Juta Kabupaten Bandung Tahap 3 Yang Dibuka Sampai November

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Rancaekek, Bandung Kabupaten  |  19 Oct 2020
  2. 2
    Komentar

    NO ONE LEFT BEHIND

    Sulis Jember  di  Jember  |  23 Oct 2020
  3. 2
    Komentar

    iTANI Perpustakaan Dalam Genggaman

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Bogor Tengah, Bogor Kota  |  21 Oct 2020
  4. 1
    Komentar

    Persiapan adalah Awal dari Kesuksesan

    Sulis Jember  di  Jember  |  21 Oct 2020