Tips Menghindari Menyisakan Makanan Meskipun Saat Liburan

44868 medium jepretan layar 2019 01 04 pada 13.59.38
Tradisi liburan di seluruh dunia berarti hadirnya makanan istimewa : Olivier Salad untuk Tahun Baru di Rusia, bubur kacang merah untuk menyambut titik balik matahari di Korea, Haleem untuk Ramadhan di India dan Timur Tengah, kue Mince untuk Natal di Inggris, roti Pogača untuk Paskah Ortodoks , Kue pisang untuk Tahun Baru Imlek di Vietnam. Apapun liburannya, biasanya selalu ada jenis makanan istimewa yang menyertainya

Liburan adalah waktu yang tepat untuk merayakan makanan dan menghargainya. Namun, di beberapa belahan dunia, liburan identik dengan menghambur-hamburkan makanan dengan menyisakan banyak sisa makanan. Secara umum, 1/3 dari semua makanan di dunia ini hilang atau terbuang. Itu berarti 1,3 miliar ton per tahun, artinya semua sumber daya (seperti biji, air, makanan, dll.), Uang dan tenaga yang dibutuhkan untuk membuatnya juga hilang.

Sementara kita merayakan liburan dengan nilai yang kita pegang dan hargai masing-masing, mari kita menghargai makanan dengan menghemat salah satunya.

Berikut adalah enam tips tentang cara menghindari dan mengurangi sisa makanan saat liburan:

1. Bersikap realistis - Rencanakan sebelumnya dan jangan menyiapkan makanan untuk 50 orang jika hanya 5 yang datang untuk makan malam.

2. Bekukan sisa makanan atau berikan kepada tamu - Jika Anda memasak terlalu banyak makanan, dorong tamu untuk membawa pulang. Apa pun yang tersisa, letakkan segera di freezer untuk hari lain. Secara umum, makanan tidak boleh dibiarkan pada suhu kamar selama lebih dari dua jam.

3. Mengubah makanan sisa menjadi makan siang atau makan malam berikutnya - Ada banyak resep kreatif di internet untuk menggunakan sisa makanan. Bahkan, beberapa hidangan seperti casserole, gulai, lemak, dan panella dimulai dari buah-buahan, sayuran atau bahkan roti berlebih. Pastikan Anda menyimpan sisa makanan di lemari es dan menggunakannya sesegera mungkin.

4. Habiskan sisa makanan sebelum membuat sesuatu yang baru - Naluri untuk membuat sesuatu yang berbeda untuk setiap makanan cukup umum, tetapi sebelum memasak hidangan baru, lihat apakah Anda sudah menyiapkan sesuatu dan masih aman untuk makan untuk menyelesaikan terlebih dahulu. Atau, ubah sisa makanan lama Anda menjadi hidangan baru. Ingatlah untuk menghindari memanaskan kembali makanan dan kemudian memasukkannya kembali ke lemari es nanti.

5. Biarkan tamu melayani sendiri sehingga mereka dapat memilih sebanyak yang mereka inginkan, tuan rumah mungkin tidak secara akurat mengukur seberapa banyak seseorang ingin makan, biasanya di pihak yang terlalu banyak. Mengizinkan tamu melayani sendiri berarti mereka dapat memilih jumlah yang ingin mereka makan. (Sebagai tip sisa makanan bagi para tamu: ketika makan melayani sendiri, jangan makan lebih banyak dari yang bisa Anda makan!)

6. Sumbang apa yang Anda gunakan - Jika Anda membeli kaleng ekstra, barang kering, atau makanan tidak mudah busuk lainnya yang dapat disumbangkan, ada banyak badan amal setempat yang dengan senang hati menerima makanan ini. Periksa internet untuk tempat-tempat di dekat Anda yang menerima sumbangan.

Liburan ini, ingatlah bahwa memiliki cukup makanan adalah hak istimewa. Jangan sia-siakan!

Sumber
http://www.fao.org/fao-stories/article/en/c/1072865/?utm_source=twitter&utm_medium=social+media&utm_campaign=fao
Sudah dilihat 52 kali

Komentar