Tingkatkan kemajuan desa lewat siaga aktif

23230 medium img 20180328 wa0019
Kediri. Dalam rangka verifikasi lapang lomba pelaksana terbaik Desa Siaga Aktif Tingkat Provinsi Jawa Timur, Camat Kandat Ibnu Umar bersama Danramil Kandat Kapten Inf Sunarjo dan Kapolsek Kandat AKP Suwardi, menerima kunjungan dari tim verifikasi yang berlangsung di balai Desa Purwodadi Kecamatan Kandat, kamis (29/03/2018)

“Kami ucapkan selamat datang kepada tim verifikasi lapang. Tentu menjadi kebanggaan bagi kami semua, Desa Purwodadi menjadi salah satu peserta lomba desa siaga. Kesadaran dan keikutsertaan masyarakat dalam peningkatan derajat kesehatan sangat positif. Angka Kematian Ibu dan Bayi berhasil ditekan, jumlah kasus penyakit menular pun sangat rendah. Pelaksanaan PHBS juga berjalan dengan baik,” kata Kepala Desa Purwodadi Komari.

Verifikasi lapang yang dilaksanakan adalah untuk melakukan penilaian terhadap program dan inovasi desa yang sudah dilaksanakan. Tidak hanya secara administrasi, tim juga melakukan kroscek secara langsung terhadap program dan inovasi tersebut, diantaranya Kawasan Tanaman Obat Keluarga Sehat Itu Penting, Gerakan Serentak Arisan Jamban Sehat Itu Penting dan Gerakan Serentak Membasmi Uget-Uget Sehat Itu Penting.

Selain melakukan kroscek program inovasi desa, banyak aspek yang juga dinilai oleh tim verifikasi, diantaranya pemberdayaan TP PKK untuk desa siaga aktif, pelayanan posyandu, pusbindu, KIA, gizi dan pelaksanaan PHBS.

“Desa siaga adalah suatu upaya kesehatan bersumber daya masyarakat, yang pengembangannya adalah dari, untuk dan oleh masyarakat. Karena dari, untuk dan oleh masyarakat itulah, kami hadir disini untuk melihat bagaimana masyarakat berdaya guna untuk mengembangkan desanya sendiri untuk menjadi desa yang sehat, luar biasa dan berdaya guna. Intinya dari penyelenggaraan lomba ini, kami berharap akan muncul desa-desa yang berdaya guna dari masyarakatnya masing-masing untuk menyehatkan dirinya sendiri,” terang Ibnu Umar.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa program optimalisasi pemanfaatan lahan secara intensif dengan menanam tanaman obat keluarga. Tanaman yang dibudidayakan antara lain adas, alang-alang, binahong, jahe emprit, labu putih, lidah buaya dan lain-lain. Anggota tim verifikasi terjun langsung ke pemukiman warga untuk melihat langsung pemanfaatan lahan dengan Toga ini.
Sudah dilihat 48 kali

Komentar