Tiga Penambang Ilegal Bogor Dalam Pengusutan Polisi

67045 medium img 20190408 wa0025
Oleh : Ananda Muhammad Firdaus

BANDUNG, AYOBOGOR.COM -- Kepolisian Daerah Jawa Barat tengah mengusut tiga orang diduga telah melakukan kegiatan pertambangan tanpa mengantongi izin di Kabupaten Bogor. Mereka adalah U dan RS yang diamankan di Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor, serta seorang lainnya inisial BS diamankan di Kecamatan Tanjungsari, Bogor.

"Ketiga terlapor saat ini sedang dalam penyidikan, karena melakukan usaha pertambangan tanpa izin, di Kabupaten Bogor," kata Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko di Mapolda Jabar, Kota Bandung, Rabu (17/7/2019).

Trunoyudo mengatakan, kegiatan pertambangan ilegal tersebut berlangsung sejak 16 Juni 2019. Adapun, kata dia, hasil tambang berupa tanah merah tersebut dikirim ke wilayah Tangerang untuk dijual.

"Pada Rabu 26 Juni, Ditreskrimsus Polda Jabar melakukan pengecekan dan pemeriksaan terhadap kegiatan usaha pertambangan itu dan didapati tidak berizin," kata Trunoyudo.

Dalam sehari, kata dia, aktifitas pertambangan tersebut dapat mengeruk tanah merah sebanyak 30-60 ritase dengan empat eksavator (alat berat) serta tiga truk angkut (dumptruck) yang menjadi barang bukti.

Atas kegiatan ilegal tersebut, U, RS dan BS disangkakan Pasal 67 dan 158 Undang-undang Minerba yang isinya antara lain mengatur tentang kewajiban pengusaha memenuhi IUP, IPR, dan IUPK sebelum melakukan aktivitas pertambangan.

"Ancaman hukumannya enam tahun penjara dan denda Rp10 miliar," tutur Trunoyudo.

Sudah dilihat 40 kali

Komentar