Tentang Kanker Darah dan Gejalanya

14 March 2019, 9:08
5 0 73
Gambar untuk Tentang Kanker Darah dan Gejalanya
Tentang Kanker Darah & Gejalanya

Begini penjelasan tentang kanker darah yang sempat ramai karena diidap oleh istri mantan Presiden RI, Ibu Ani Yudhoyono.

Kanker darah adalah kanker yang memengaruhi produksi dan fungsi sel darah. Sebagian besar kanker darah dimulai dari sumsum tulang di mana darah diproduksi. Sel-sel kanker mencegah sel-sel darah normal untuk menjalankan fungsi mereka.

Ada 3 jenis kanker darah paling umum, yaitu:

1. Leukemia

Leukemia adalah kanker sel darah putih, yang menghentikan sel darah putih dalam melawan infeksi. Ini adalah jenis yang paling umum dari kanker darah. Ketika seseorang memiliki leukemia, sumsum tulangnya tidak mampu memproduksi sel-sel darah merah yang cukup dan trombosit untuk memasok kebutuhan tubuh.

Berdasarkan seberapa cepat perkembangannya serta jenis sel darah putih yang diserang, leukemia ini dibedakan menjadi beberapa jenis, yaitu akut dan kronis. Leukemia kronis jauh lebih berbahaya dan sulit untuk diobati.

2. Limfoma

Kanker darah limfoma berkembang pada limfosit – tipe sel darah putih yang berperan untuk melawan infeksi. Kanker jenis ini juga memengaruhi kelenjar getah bening, limpa, timus, sumsum tulang, dan bagian lain dari tubuh. Limfosit yang tidak normal dapat mengganggu sistem kekebalan tubuh Anda. Hal ini akan mengurangi daya tahan tubuh penderitnya terhadap faktor berbahaya dari luar.

Limfoma terdiri dari berbagai jenis, tetapi dua kategori utama dari limfoma adalah:

Limfoma hodgkin, yang melibatkan tipe limfosit sel B yang tidak normal disebut sel Red-Sternberg. Jenis ini termasuk limfoma yang lebih jarang terjadiLimfoma non-Hodgkin, yang bisa terjadi pada sel B atau sel T.

3. Myeloma

Myeloma adalah jenis kanker yang terbentuk oleh sel plasma ganas. Sel plasma menghasilkan antibodi (atau immunoglobulin) yang membantu tubuh menyerang dan membunuh kuman. Sel plasma normal ditemukan di dalam sumsum tulang dan merupakan bagian sistem imun yang penting.

Sumsum tulang adalah jaringan lunak di dalam beberapa rongga tulang. Selain sel plasma, sumsum tulang juga memiliki sel-sel yang membangun jenis sel darah lainnya.

Kanker berawal ketika sel-sel di dalam tubuh mulai tumbuh tidak terkendali. Sel-sel di hampir semua bagian tubuh lainnya bisa menjadi kanker, dan dapat menyebar ke area tubuh lainnya. Kanker darah jenis ini mencegah produksi antibodi normal, yang mengakibatkan sistem kekebalan tubuh Anda menjadi lemah dan rentan terhadap infeksi.

(?) Seberapa umum penyakit ini?

Kanker darah adalah salah satu jenis kanker yang dapat dialami oleh pasien pada usia berapa pun. Anda dapat mencegah penyakit ini dengan menghindari faktor risiko penyebab kanker darah. Silakan diskusikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.


(?) Apa saja gejala kanker darah?

Gejala kanker darah berbeda-beda tergantung jenisnya. Berikut beberapa gejala kanker darah yang paling khas berdasarkan jenisnya:

1. Gejala kanker darah leukimia

Gejala leukimia pada dasarnya sulit untuk dikenali kerena tidak memiliki ciri-ciri yang khas. Meski begitu, leukimia memiliki banyak gejala yang dapat membantu mendeteksi penyakit ini ini, seperti:

- Anemia
- Darah sukar membeku
- Sering mengalami perdarahan seperti mimisan, gusi berdarah, atau memar
- Rentan terkena infeksi
- Nyeri pada persendiannya atau di bagian tulang belakang
- Sakit kepala yang intens
- Nafsu makan menurun
- Mengalami penurunan berat badan secara drastis
- Muncul keringat berlebih di malam hari

2. Gejala kanker darah limfoma

Tanda-tanda dan gejala kanker darah limfoma yang umum adalah:

-Adanya tonjolan di bawah kulit, biasanya di selangkangan, leher, atau ketiak
-Demam dan menggigil
-Batuk yang tak kunjung sembuh dan membaik
-Sesak napas dan nyeri di dada
-Gatal-gatal di seluruh tubuhKeringat berlebih di malam hari
-Sakit perut, punggung, atau nyeri tulang
-Selalu merasa lemah, lesu, dan tidak bersemangat
-Berat badan turun drastis tanpa alasan yang jelas
-Nafsu makan menurun
-Gangguan saraf
-Muncul darah dalam tinja atau muntah
-Haid dengan volume darah yang berlebihan

3. Gejala kanker darah myeloma

Karena myeloma memengaruhi sistem imun, penyakit ini bisa menyebabkan banyak gejala di dalam tubuh. Namun, terdapat beberapa gejala kanker darah myeloma yang khas, di antaranya:

- Anemia
- Sering mengalami perdarahan dan memar
- Gangguan tulang dan kalsium sehingga menyebabkan tulang mudah patah
- Rentan mengalami infeksi
- Gangguan atau kerusakan ginjal
- Kaki bengkak

(?) Apa yang meningkatkan risiko saya terkena kanker darah?

Tergantung pada jenis kanker darah, faktor risiko juga bervariasi pada masing-masing jenis. Memahami faktor risiko dapat membantu Anda menemukan solusi terbaik untuk mencegah penyakit ini berkembang.

1)Faktor risiko kanker darah leukemia meliputi:

× Adanya penyakit keturunan gangguan pada imun tubuh.
× Memiliki seorang saudara kandung atau kembaran dengan leukemia.
× Riwayat paparan radiasi, kemoterapi, benzena dengan takaran yang tinggi.
× Riwayat pada sistem imun seperti transplantasi organ.

2)Faktor risiko kanker darah limfoma meliputi:

× Berusia 60-an atau lebih
× Berjenis kelamin laki-laki
× Sistem kekebalan tubuh lemah karena HIV/AIDS, transplantasi organ, atau karena Anda dilahirkan dengan gangguan sistem imun
× Memiliki penyakit sistem kekebalan tubuh seperti rheumatoid arthritis (rematik), sindrom Sjögren, lupus, atau penyakit Celiac
× Pernah terinfeksi dengan virus seperti Epstein-Barr, hepatitis C, human-cell T leukemia/limfoma (HTLV-1), atau virus herpes manusia (HHV8)
× Anda memiliki riwayat keluarga seperti orangtua, saudara kandung, atau kakek dan nenek yang mengidap limfoma
× Anda terkena benzena atau bahan kimia yang membunuh serangga dan gulma
× Memiliki riwayat penyakit limfoma Hodgkin atau limfoma non-Hodgkin di masa lalu
× Anda sedang menjalani pengobatan kemoterapi karena kanker tertentuKelebihan berat badan atau obesitas

3)Faktor risiko kanker darah myeloma meliputi:

× Risiko terkena kanker jenis ini meningkat seiring bertambahnya usia. Kebanyakan orang yang terdiagnosis dengan kanker ini berusia setidaknya 65 tahun
× Pria memiliki peluang lebih tinggi terkena penyakit myeloma daripada wanita
× Memiliki riwayat penyakit autoimun, seperti diabetes, lupus, rheumatik arthritis, psoriasis, dan lain sebagainya
× Memiliki sistem kekebalan tubuh lemah karena pengobatan kemoterapi atau terkena HIV/AIDS
× Terpapar radiasi tingkat tinggi (bom atom) atau tingkat rendah dalam waktu lama (karena pekerjaan khusus).
× Memiliki riwayat keluarga dengan penyakit ini
× Sebuah penelitian oleh American Cancer Society telah menemukan bahwa kelebihan berat badan atau obesitas meningkatkan risiko berkembangnya myeloma
× Mengalami penyakit sel plasma atau kanker lainnya.


(?) Bagaimana mengobati kanker darah?

Pengobatan untuk kanker darah tergantung pada jenis kanker, penyebaran kanker, usia dan kesehatan pasien secara keseluruhan, serta resepon pasien terhadap pengobatan. Beberapa pengobatan kanker darah yang umum termasuk:

>Kemoterapi.
Kemoterapi adalah penggunaan obat antikanker yang dirancang untuk mengganggu dan menghentikan pertumbuhan sel-sel kanker dalam tubuh. Kemoterapi untuk kanker darah kadang-kadang terdiri dari pemberian beberapa obat bersama dalam satu set pengobatan ainnya. Selain itu, kemoterapi juga dapat diberikan sebelum transplantasi sel punca.

>Terapi radiasi.
Prosedur ini dapat digunakan untuk menghancurkan sel-sel kanker atau untuk mengurangi rasa nyeri atau tidak nyaman saat gejala kanker darah muncul. Prosedur ini dilakukan menggunakan gelombang energi tinggi seperti, sinar x, gama, proton, dan elektron untuk membunuh sel kanker. Walaupun terapi radiasi paling sering digunakan sebagai obat kanker, tetapi terkadang terapi ini juga dipakai untuk mengobati pasien yang tidak terkena penyakit ini, seperti tumor dan gangguan pada kelenjar tiroid.

>Terapi target.
Terapi target adalah terapi yang menggunakan obat-obatan atau bahan kimia lain untuk mengidentifikasi dan menyerang sel kanker secara spesifik tanpa membunuh sel-sel normal.

>Transplantasi stem cell.
Transplantasi stem cell akan menanamkan stem cellpembentuk darah yang sehat ke dalam tubuh. Stem cell dapat dikumpulkan dari sumsum tulang, darah perifer, dan darah tali pusat.

Secara umum, pengobatan yang digunakan untuk kanker darah dapat berupa kombinasi dari beberapa terapi. 

Mari jaga kesehatan dan jangan malu atau malas cek kesehatan kita ya ^^

#FYI #Encyclopiracy #Ency_video #KankerDarah #AniYudhoyono #SBY #IstriPresiden #Leukimia #Kesehatan #Science #Medis #Medika #TvMu #AWSM #Dokter #Penyakit #Darah #Donor #RumahSakit #Presiden #Kanker #CheckUp #CekKesehatan #MCU

-Avicenna WSM-

Sumber:


repost from Encyclopiracy official account
TvMu (video)
https://hellosehat.com/penyakit/kanker-darah/ (artikel)

  Komentar untuk Tentang Kanker Darah dan Gejalanya

Masuk ke akun AtmaGo kamu untuk ikut memberi komentar!

Masuk  atau  Daftar
Jadilah yang pertama memberi komentar!