Suka Duka Seorang Mariyam

66455 medium post 71015 1f1a574b 024a 41ca b20c 98c6de719c84 2019 07 12t11 42 18.191 07 00 66456 medium post 71015 8b3442f8 c079 4fdb b579 e7f058508144 2019 07 12t11 42 22.137 07 00
Gedong Tengen(12/7) Suka Duka Seorang Mariyam
Berbagai kerjaan dan usaha mulai tahun 2000 sampai 2008 ia mulai. Dari kerja buruh di pasar sampai jualan sayuran di rumah sudah dilakoni Mariyam. Namun belum juga bisa mencukupi kebutuhan keluarga terutama biaya pendidian 2 orang anaknya.

Memutar, memilih, dan terus berpikir memeras otak usaha apa yang bisa mencukupi kebutuhan keluarga. Suatu saat di tahun 2008 Mariyam mencoba berjualan sandal jepit. Berawal dari modal 300 ribu Mariyam berjualan sandal keliling tempat- tempat wisata dari hotel-hotel seputar Jogja sampai tempat kota luar Jogja. Mariyam berjualan sandalnya sehari semalam tiga kali waktunya. Pagi dari jam 06.00-09.00,Siang hari jam 12.00-15.00,Malam dari jam 18.00-21.00 wib. Suka cita seorang Mariyam jika dagangannya laris, tidak ditolak pengelola hotel maupun wisatawan, jika tidak hujan, dan banyak teman tambah relasi. Semangat yang luar biasa, suka duka berjualan sandal membuahkan hasil. Terlihat rasa syukur dari cerianya Mariyam dengan tersenyum lega karena bisa membiayai anak-anaknya. Putrinya sekarang kuliah jenjang S1 semester 2 di Universitas PGRI yang saay ini tengah menjalani UAS. Putranya sekarang duduk di SMP kelas 2.
Sudah dilihat 80 kali

Komentar