SUBANG MILIKI BUKU PEDOMAN POKOK KEBUDAYAAN

31245 medium post 40081 6a8ea483 170e 4d16 aaa0 fbd7629bb0cc 2018 08 26t08 18 31.700 07 00
Dokumen Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD) Kabupaten Subang telah diselasaikan oleh tim penyusun yang terdiri dari unsur Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) dan budayawan.
Penyusunan dokumen PPKD yang merupakan program nasional itu untuk Subang terbilang cepat. Di tingkat provinsi, Subang mampu menyelesaikan di urutan ke-7 sementara di tingkat nasional ke-54 per tanggal 18 Agustus 2018.
“Alhamdulillah dalam penyusunan ini kita berprestasi karena mampu secara cepat menyelesaikan PPKD ini,” ungkap Kabid Kebudayaan Didin Mahpudin didampingi Kasi Sejarah dan Nilai Tradisional Iim.
Dia mengatakan, dalam PPKD ini di dalamnya mencakup berbagai gagasan mengenai perlindungan, pengembangan, pemanfaatan dan pembinaan seluruh objek pemajuan kebudayaan yang ada di Subang.
“Jadi PPKD ini menjadi rujukan dalam menyusun berbagai kegiatan di Subang yang ada kaitannya dengan kebudayaan,” katanya.
Didin mengatakan, PPKD ini untuk dimanfaatkan bagi semua pihak mulai dari pemerintah, akademisi, budayawan dan masyarakat untuk kepentingan pemajuan kebudayaan di Subang.
Ketua Tim Penyusun PPKD Kabupaten Subang Nandang Kusnandar mengatakan, dasar dari penyusunan PPKD ini UU No 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.
Penyusunan PPKD ini merupakan upaya positif dalam rangka pemajuan kebudayaan. Ada 11 objek pemajuan kebudayaan yang perlu diperhatikan antara lain tradisi lisan, manuskrip, adat istiadat, ritus, pengetahuan tradisional, teknologi tradisional, seni, bahasa, permainan rakyat, olahraga tradisional dan benda cagar budaya.
Sementara itu untuk proses penyusunan PPKD Kabupaten Subang ini memakan waktu sekitar lima bulan dari April hingga Agustus 2018.
Salah seorang budayawan, Modi Madiana mengatakan, melalui dokumen PPKD yang telah disusun ini diharapkan pemerintah daerah memperhatikan kebudayaan dalam segala aspek pembangunan di Subang.
Sudah dilihat 41 kali

Komentar