SPS PAUD Mekarsari 24 Mengevaluasi Diri untuk Kemajuan Bersama

2 0 81
Gambar untuk SPS PAUD Mekarsari 24 Mengevaluasi Diri untuk Kemajuan Bersama
Salah satu upaya mengetahui keberhasilan dari proses kegiatan atau pembelajaran adalah dengan melakukan evaluasi, baik dilakukan secara internal maupun melibatkan pihak lain. Satuan Pendidikan Sejenis (SPS) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Mekarsari RW 24, Mergangsan Kidul, Kel. wirogunan, Kec. Mergangsan, Kota Yogyakarta, melakukan evaluasi diri. Evaluasi diri dilakukan pada hari Rabu (30/10/2019) bertempat di rumah Ibu Mardiana Wati, Ketua Pengelola PAUD Mekarsari Mergangsan Kidul RW 24, yang dihadiri pengelola, pendidik, pembina dan penasehat PAUD.

Evaluasi diri merupakan sikap terhadap diri mengenai apa yang sebaiknya diperbuat setelah melakukan sesuatu. Proses pembelajaran di SPS PAUD RW 24 telah dilakukan sebelumnya, baik dilaksanakan di wilayah RW 24, kegiatan outbond, maupun kunjungan museum serta kunjungan layanan Monika dari Perpusda Kota Yogyakarta.

Ketua Pengelola, Mardiana Wati menjelaskan bahwa evaluasi diri dimaksudkan untuk perbaikan administrasi secara tertib dan berbasis teknologi informasi (IT), perbaikan dan peningkatan proses pembelajaran, peningkatan kualitas pendidik dan pengelola, perencanaan program kerja tahun 2020, penambahan sarana dan prasarana PAUD, dan kegiatan yang melibatkan wali siswa dan pihak-pihak lain.

Lebih lanjut dia menjelaskan, beberapa catatan hasil rapat antara lain (1) perlu dilaksanakan studi banding di SPS PAUD yang telah maju; (2) Perbaikan penyusunan kurikulum pembelajaran; (3) Kegiatan PAUD dilaksanakan seminggu dua kali; (4) Diperlukan pertemuan khusus dalam bentuk sarasehan dan penyuluhan dengan wali santri; (5) pengadaan sarana prasarana pendukung pembelajaran; (6) peningkatan kualitas pendidik dan pengelola PAUD; dan (7) memaksimalkan informasi kegiatan PAUD kepada masyarakat, dengan melibatkan Pengurus  RT, RW, PKK dan tokoh masyarakat.

Pembina PAUD, Sunaryo, M.Sn, yang juga mantan dosen ISI Yogyakarta dan pencipta gamelan keramik menuturkan pendidik dan pengelola harus terbuka atas masukan dan kritik dari masyarakat. Semua kritik tersebut disikapi dengan positif sebagai bentuk kepedulian dari masyarakat. Kemudian lakukan perbaikan dengan terlebih dahulu melakukan koordinasi diantara pendidik dan pengelola.

“Saat ini diperlukan sepihak dalam proses pembelajaran. Artinya antara pendidik, pengelola dan orang tua anak harus sepihak, dan sebagai pihak lain adalah anak. Apabila ada teguran dan nasehat dari pendidik, maka orang tua perlu mendukung dan sejalan”, tuturnya.

Kesamaan arah dan tujuan antara pendidik, pengelola dan orang tua sangatlah penting untuk kemajuan PAUD. Disamping dukungan dari pengurus RT, pengurus RW, pengurus PKK dan tokoh masyarakat. (KangRozaq)

#WirogunanSemarak
#AbdulRazaq
#PAUDMekarsari24
#TerusBergerak
#MemanfaatkanHidupUntukHidupBermanfaat

  Komentar

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!

Other Posts

Terbaru

Berita Warga
1 jam lalu

Membaca Tanda-Tanda

𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Banjarmasin Kota

Terpopuler

  1. Pray For Indonesia Januari 2021

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Klaten Utara, Klaten  |  17 Jan 2021
  2. Pray For Indonesia From Tangerang

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Cisauk, Tangerang Kabupaten  |  19 Jan 2021
  3. Relawan PMI Evakuasi Korban Longsor Sumedang

    KSR PMI Kota Bandung  di  Bandung Wetan, Bandung Kota  |  13 Jan 2021
  4. Meraup Keuntungan dari Bisnis Hidroponik, Mahasiswa KKN UIN Walisongo diberi Bekal dari Petani

    Arini Noor Khasanah  di  Ngaliyan, Semarang Kota  |  14 Jan 2021

Komentar Terbanyak

  1. 2
    Komentar
  2. 2
    Komentar

    Relawan PMI Evakuasi Korban Longsor Sumedang

    KSR PMI Kota Bandung  di  Bandung Wetan, Bandung Kota  |  13 Jan 2021
  3. 1
    Komentar

    FGD Prioritasi Advokasi Dana Kelurahan Kota Surakarta

    Tina Dewi S  di  Surakarta Kota  |  15 Jan 2021
  4. 0
    Komentar

    Pelatihan Kerja Gratis BLK Sidoarjo

    Gilang H H  di  Surabaya  |  18 Jan 2021