SMAN 1 Depok Buka Kuota 318 Siswa di PPDB Tahun Ajaran 2019/2020

64304 medium 20062019%281%29
Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Depok membuka pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2019/2020 dengan kuota 318 siswa. Rencananya ratusan siswa tersebut akan dibagi menjadi sembilan rombongan belajar (rombel).

Hal tersebut disampaikan Kepala SMAN 1 Depok, Supyana ke depok.go.id saat ditemui di SMAN 1 Depok, Selasa siang (18/06/2019).

“PPDB Tahun Ajaran 2019/2020 kami buka 318 calon peserta didik baru. Kemudian 318 calon siswa itu akan dibagi ke dalam sembilan rombel, jadi satu rombel maksimal diisi 36 siswa,” kata Supyana.

Lebih lanjut, ucapnya, minat masyarakat di Kota Depok untuk menyekolahkan anaknya di SMAN 1 Depok tergolong tinggi. Tercatat, memasuki hari ketiga Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2019/2020 di SMAN 1 Depok mencapai 750 siswa.

“Jika berdasarkan jumlah formulir pendaftaran, angkanya bisa mencapai sekitar 1.317 orang. Jumlah ini, sudah termasuk antrean untuk akhir pendaftaran PPDB tanggal 22 Juni nanti,” jelasnya.

Dikatakan Supyana, setelah masa pendaftaran, dari tanggal 17 – 22 Juni nanti, para orangtua tinggal memantau perkembangan PPDB. Kemudian, tugas sekolah setelah menerima pendaftaran dan memastikan kelengkapan persyaratan, yaitu melakukan penginputan data melalui sistem hingga 26 Juni 2019.

“Semua informasi terkait PPDB bisa dilihat di web https://ppdb.disdik.jabarprov.go.id,” tuturnya.

Saat ini, sambungnya, informasi yang tertera baru sebatas pendaftaran PPDB. Setelah memasuki pengumuman, pada tanggal 29 Juni, ujar Supyana, akan diinformasikan nama-nama pelajar yang diterima. Adapun yang tidak diterima, akan otomatis berada di pilihan kedua.

“Kalaupun dipilihan kedua juga tidak diterima. Biasanya akan masuk pilihan ketiga. Namun pilihan ketiga ini harus diluar zona atau antarkota. Karena di dalam sistemnya tidak ada pilihan ketiga di dalam zonasi,” terangnya.

Untuk diketahui, dalam penyelenggaraan PPDB di tingkat SMA/SMK/SLB, diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar). Karena itu, kewenangan PPDB tersebut bukan berada di Kota Depok.

Sedangkan, pada PPDB Jabar 2019, mengutip dari situs web PPDB Jabar, calon peserta didik diberi kesempatan memilih salah satu dari tiga jalur yang disediakan.

Pertama, Jalur Zonasi dengan kuota 90 persen, memprioritaskan jarak terdekat dari domisili rumah tinggal ke sekolah sebesar 75 persen. Di dalamnya sudah termasuk keluarga ekonomi tidak mampu (KETM) sebesar 20 persen dan kombinasi jarak serta prestasi akademik sebesar 15 persen.

Kedua, Jalur Prestasi dengan kuota lima persen, dapat melalui prestasi UN atau non-UN. Ketiga, Jalur Perpindahan orangtua dengan kuota lima persen. Untuk jalur ini berdasarkan pada perpindahan tugas atau mengikuti tempat bekerja orangtua calon peserta didik.

sumber: pemkotDepok
foto: diskominfoDepok
Sudah dilihat 26 kali

Komentar