SINERGIKAN ORMAS TERAPKAN GERMAS SEJAK DINI

Header illustration
Dinas Kesehatan Kabupaten Subang menggencarkan Gebyar Gerakan Masyarakat Sehat (Germas) untuk menuju Indonesia Sehat. Setelah gebyar di Kecamatan Kasomalang, Workshop Kesehatan di Cibinong dan Darmaga, giliran guru Diniyah dan Takmiliyah diberikan pemahaman Germas. Diselenggarakan di Pondok Pesantren Al-Ikhlas Yayasan Raudhatul Ulum, Cijere, Desa Tenjolaya, Kecamatan Kasomalang.
Camat Kasomalang Agus Hendra mengaku bersyukur ada kegiatan Germas di daerahnya, terlebih di pesantren. Pihaknya merasa terbantu untuk mewujudkan Indonesia Sehat melalui program Germas yang sedang digencarkan, yang diharapkan bisa diterapkan sejak dini.
Hal tersebut disambut baik ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Forum Koordinasi Diniyah dan Takmiliyah (FKDT), Ustadz Atep Abdul Gopar. Menurutnya, untuk membina generasi muda yang handal dibutuhkan mental dan fisik yang kuat demi mewujudkan Indonesia Sehat. Secara mental, para santri dididik untuk memiliki mental yang agamis untuk kemajuan bangsa. Begitupun fisik, dengan kesehatan yang harus dimiliki generasi muda.
Pada kesempatan tersebut, dilaksanakan penandatanganan nota kesepahaman organisasi masyarakat untuk mengkampanyekan Germas kepada masyarakat. Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan dr H Ahmad Nasuhi memberikan pemaparan mengenai pentingan mencegah stunting sejak dini.
Atep menilai, jika diterapkan sejak dini di tingkat Diniyah dan Takmiliyah, akan terbentuk generasi muda yang memiliki mental dan fisik yang sempurna untuk memimpin Indonesia di masa yang akan datang. Meski demikian, Atep pun meminta tidak hanya pemahaman berupa workshop namun sarana dan prasarana bisa lebih dilengkapi di setiap pesantren atau Diniyah dan Takmiliyah.
Sudah dilihat 12 kali

Komentar