Setop Buat Hand Sanitizer Sendiri!

31 March 2020, 19:07 WIB
11 0 439
Gambar untuk Setop Buat Hand Sanitizer Sendiri!
Ini adalah laporan dari warga di wilayah kejadian. Harap berhati-hati dan selalu waspada. Jika butuh bantuan, hubungi  112
Sejak ditetapkannya COVID-19 sebagai pandemi oleh World Health Organization, membuat sebagian orang menjadi panik dan melakukan berbagai macam cara agar terhindar dari virus corona. Salah satunya adalah dengan melakukan panic buying, termasuk memborong hand sanitizer. Hal ini membuat stok hand sanitizer menjadi langka di pasaran, dan orang-orang yang masih aktif bekerja tidak memiliki hand sanitizer yang mereka butuhkan ketika sedang dalam perjalanan atau tidak ada air di sekitar mereka. Sementara mereka yang bekerja jarak jauh dari rumah, dan memiliki ketersediaan air yang cukup malah membeli banyak hand sanitizer untuk diri mereka sendiri tanpa mempedulikan orang lain yang membutuhkan.

Hal inilah yang kemudian mendorong sebagian masyarakat untuk membuat hand sanitizer sendiri. Selain untuk pemakaian kalangan sendiri, ternyata hand sanitizer juga dapat menguntungkan bagi sebagian pihak. Banyaknya permintaan pasar, memudahkan mereka untuk secara seenaknya menaikkan harga demi meraup keuntungan sebesar-besarnya tanpa dibarengi oleh prosedur yang tepat.
Melihat fenomena ini, sebagai farmasis saya merasa tergerak untuk melihat langsung bagaimana salah satu penjual hand sanitizer memproduksi hand sanitizer buatannya, di salah satu toko kimia di daerah Ciledug - Kota Tangerang.

Sebagai farmasis yang terbiasa bekerja di laboratorium dan selalu mengutamakan higienitas dalam bekerja, saya merasa sangat miris melihat bagaimana penjual tersebut membuat hand sanitizer. Dicampur secara sembarang dengan konsentrasi tak menentu, dilakukan di atas lantai yang kotor, dalam ruangan terbuka dan terletak persis di pinggir jalan.

Fenomena serupa juga terjadi di media sosial, para influencer berlomba-lomba untuk membuat konten mengenai bagaimana cara membuat hand sanitizer dengan sangat mudah di rumah. Hanya dengan memasukkan gel aloe vera, dicampurkan dengan alkohol 96%, kemudian ditambahkan kembali alkohol 70%, sambil mengatakan dengan penuh percaya diri bahwa formulasi tersebut adalah formulasi terbaik menurutnya. Bagian yang paling membahayakan adalah masalah konsentrasi dari setiap zat yang sama sekali tidak mereka perhatikan. Rasanya terlalu meragukan jika hand sanitizer yang dibuat asal-asalan itu dapat dengan efektif membunuh bakteri dan virus, prosedur pembuatannya pun sangat jauh dari yang distandarisasi oleh World Health Organization ataupun Food and Drug Administration. Karena seperti yang dimuat dalam situs resmi WHO dan FDA, baik WHO dan FDA memiliki pedoman untuk membuat hand sanitizer, tetapi mereka dirancang untuk para profesional medis, bukan konsumen.

Namun saya berpendapat bahwa kita tidak dapat menyalahkan pihak yang membuat hand sanitizer secara asal tersebut sepenuhnya. Karena literatur dan informasi yang digaungkan mengenai pembuatan hand sanitizer yang tepat ini sangat terbatas. Hanya segelintir media yang memuat artikel ini, mungkin karena dirasa belum begitu terlihat risiko yang membahayakannya. Sementara jika kita melihat negara lain, di New Jersey sebuah negara bagian di wilayah Atlantik Tengah di Timur Laut Amerika Serikat, terdapat seorang anak laki-laki yang menderita luka bakar setelah menggunakan hand sanitizer spray yang dibuat oleh seorang pemilik supermarket. Dr. Sally Bloomfield, seorang pakar kesehatan dari The London School of Hygiene and Tropical Medicine menyatakan bahwa membuat hand sanitizer buatan sendiri lebih sulit daripada kelihatannya. “Jika konsentrasi Anda tidak benar, para ahli memperingatkan bahwa hal tersebut akan berakhir dengan sesuatu yang tidak efektif atau terlalu keras, dan itu merupakan pemborosan bahan”.

Sepulang dari toko kimia tersebut, saya memutuskan untuk membuat hand sanitizer di laboratorium sesuai dengan formulasi yang direkomendasikan oleh World Health Organization https://www.who.int/gpsc/5may/Guide_to_Local_Production.pdf dengan harapan dapat menyelamatkan orang-orang terdekat saya untuk tidak membeli hand sanitizer yang dibuat asal-asalan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab itu.

Melalui tulisan ini, saya berharap Anda (para pembuat hand sanitizer yang bukan merupakan profesional medis ataupun farmasis) untuk berhenti membuat dan menjual hand sanitizer buatan anda sendiri di rumah. Pertimbangkan kembali risiko kesehatan yang akan diakibatkan oleh hand sanitizer buatan Anda. Jika Anda adalah seorang konsumen yang hendak membeli hand sanitizer, pastikan Anda mengetahui dengan jelas siapa yang memproduksi hand sanitizer tersebut dan apakah telah mengikuti prosedur yang distandarisasi oleh WHO dan FDA. Akan lebih baik lagi jika Anda membeli hand sanitizer yang telah memiliki izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia. Sebagai alternatif lain bagi Anda untuk membunuh virus corona, seringlah mencuci tangan menggunakan sabun antiseptik dan air yang mengalir. Karena itu akan jauh lebih efektif.

  Komentar untuk Setop Buat Hand Sanitizer Sendiri!

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!

Other Posts

Terkait

Terbaru

Aduan Warga
18 Oct 2020

Infrastruktur

𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Suoh, Lampung Barat
Aduan Warga
12 Oct 2020

Tanah Longsor

𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Cikajang, Garut

Terpopuler

  1. Infrastruktur

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Suoh, Lampung Barat  |  18 Oct 2020

Komentar Terbanyak

  1. 0
    Komentar

    Infrastruktur

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Suoh, Lampung Barat  |  18 Oct 2020