Serangan Cyber, Peluang Bisnis Jasa Security System

21 April 2016, 20:09 WIB
37 1 197
Ini adalah laporan dari warga di wilayah kejadian. Harap berhati-hati dan selalu waspada. Jika butuh bantuan, hubungi  112
Mulai sekarang, perusahaan-perusahaan yang ada di Indonesia harus lebih berhati-hati dan memperkuat sistem pertahanan agar lebih kuat untuk mengantisipasi serangan cyber.

Pasalnya, riset terbaru yang dilakukan FireEye, Inc. menemukan bahwa 36% perusahaan yang disurvei di Indonesia menjadi target serangan cyber tingkat tinggi pada paruh kedua tahun 2015. Angka ini lebih dari dua kali lipat angka rata-rata global yang hanya mencapai 15%.
Bryce Boland, Chief Technology Officer FireEye Asia Pasifik mengatakan, kesenjangan keamanan cyber di Indonesia patut menjadi perhatian yang harus segera ditangani terutama dalam kaitannya dengan perekonomian dan keamanan nasional.

Menurutnya, di tengah ketegangan geopolitik yang terus meningkat di seluruh kawasan ini, penting untuk menyadari bahwa ketegangan ini juga tercermin di dunia cyber.

Presentase perusahaan yang terkena serangan cyber dari Juli-Desember 2015
Ketika perusahan menjadi korban serangan cyber tingkat tinggi, berbagai efek negatif bisa terjadi seperti gangguan operasi, kerugian finansial, rusaknya reputasi, serta tuntutan hukum.

Untuk membangun postur keamanan yang kuat, selain menggunakan teknologi untuk mendeteksi dan merespon serangan, sangat penting juga bagi perusahaan untuk memadukan ahli dari dalam dan luar perusahaan serta membangun intelijensi serangan.

Berdasarkan observasi FireEye, di wilayah Asia Pasifik, sektor industri yang paling banyak mendapat serangan APT (advance persistent threat) pada setengah tahun terakhir 2015, antara lain: pemerintahan federal (45%), hiburan/media/hospitality (38%), high-tech (33%), manufaktur (2%), energi (29%), pemerintahan negara bagian dan lokal (28%), jasa/konsultasi (25%), dan jasa keuangan (20%).

Sebelumnya (April 2015,  FireEye mengungkapkan adanya kampanye cyber espionage atau kegiatan spionase cyber selama satu dekade oleh pemain cyber threat atau ancaman cyber asal China.

Fokus target operasi mereka adalah pemerintahan, bisnis, dan jurnalis – yang memegang kunci politik, ekonomi, dan informasi militer tentang Asia Tenggara dan Asia Selatan.

Analisis FireEye terhadap kelompok malware ini menghasilkan petunjuk bahwa kelompok tersebut menyasar Indonesia.

Sumber: marketing.co.id

  1 Komentar untuk Serangan Cyber, Peluang Bisnis Jasa Security System

Masuk ke akun AtmaGo kamu untuk ikut memberi komentar!

Masuk  atau  Daftar

Related Posts

Terbaru


Terpopuler

  1. Warga melaporkan terjadi kebakaran di Rancaekek, Bandung Kabupaten

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Rancaekek, Bandung Kabupaten  |  20 Feb 2020
  2. Laporan dari warga di Bojongsoang, Bandung Kabupaten

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Bojongsoang, Bandung Kabupaten  |  16 Feb 2020
  3. Laporan dari warga di Cimarga, Lebak

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Cimarga, Lebak  |  18 Feb 2020
  4. Warga melaporkan banjir di Pamanukan, Subang

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Pamanukan, Subang  |  20 Feb 2020

Komentar Terbanyak

  1. 0
    Komentar

    Warga melaporkan kerusakan infrastruktur di Karangbahagia, Bekasi

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Karangbahagia, Bekasi  |  20 Feb 2020
  2. 0
    Komentar

    Warga melaporkan banjir di Tambelang, Bekasi

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Tambelang, Bekasi  |  21 Feb 2020
  3. 0
    Komentar

    Warga melaporkan terjadi kebakaran di Rancaekek, Bandung Kabupaten

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Rancaekek, Bandung Kabupaten  |  20 Feb 2020
  4. 0
    Komentar

    Laporan dari warga di Bojongsoang, Bandung Kabupaten

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Bojongsoang, Bandung Kabupaten  |  16 Feb 2020