Semaraknya Rahman Rahim Day di Lombok Tengah bersama Syekh Ali Jaber

33497 medium post 42081 e0eeb03e 6394 4378 b6bc d7b141f451eb 2018 09 21t10 31 52.208 08 00
SEMARAKNYA RAHMAN RAHIM DAY DI LOMBOK TENGAH BERSAMA SYEKH ALI JABER

Perayaan pada tanggal 10 bulan Muharram pada tahun Hijriyah atau lebih dikenal dengan hari Asyuro', merupakan momentum yang tidak asing di kalangan umat Islam. Hampir di seluruh penjuru, kaum muslimin mengadakan acara perayaan untuk menyambut hari asyuro' ini. Hal ini tidak lepas dari keyakinan kaum muslimin, bahwa banyak sekali peristiwa-peristiwa penting dan bersejarah yang terjadi pada tanggal 10 bulan muharram.

Kisah pelarian nabi Musa menyelamatkan aqidah, menjauh dari seorang raja yang memproklamirkan dirinya sebagai Tuhan, lalu kisah menegangkan itu berakhir dengan mengerikan, Fir'aun dan pengikutnya ditenggelamkan oleh Allah dilaut merah dan peristiwa itu terjadi pada tanggal 10 muharram.

Perjalanan penuh uji dalam menegakkan Tauhid yang ditempuh oleh Nabi Yunus Alaihissalam. Tak terbayangkan betapa sulitnya, ketika harus hidup didalam perut ikan besar selama empat puluh hari. Dalam kekalutan yang sangat, hanya kalimat-kalimat pengagungan pada Sang pemilik kehidupan yang selalu didengungkannya. Namun istigfarnya itu ternyata yang membuat Si Ikan gerah dan segera berenang ke pantai untuk memuntahkan seluruh isi perutnya, maka selamatlah Yunus Alaihissalam dari penjara perut ikan itu. Peristiwa menakjubkan yang terjadi pada tanggak 10 muharram juga.

Beberapa kisah lainnya yang terjadi pada 10 muharram juga diceritakan oleh Syekh Ali Jaber pada kesempatan kali ini. Pada perayaan hari asyuro tanggal 20 september2018 (10 muharram 1440H) di Lombok Tengah.

Guru besar yang mempunyai nama asli Syekh Ali Sholeh Muhammad Ali Jaber ini juga membekali jamaah dengan beberapa amalan do’a yang diambil dari surat-surat dalam al-qur’an. Beliau juga mengajarkan jamaah untuk selalu membaca surat Al-Ikhlas dalam banyak kesempatan supaya menuai berkah yang luar biasa dari bacaan surat Al-Ikhlas itu.

Guru besar tahfiz Al-Qur’an yang mengaku berdarah lombok dari garis keturunan ibu ini juga menghimbau masyarakat lombok tengah untuk menghidupkan syari’at berzakat,” berzakat itu menjadi solusi dari kemelaratan dan kemiskinan ummat, juga menjadi obat penenang bagi muzakki (orang yang mengeluarkan zakat)” begitu tausiyah beliau.

Pada moment indah yang oleh pencetusnya dinamai Rahman Rahim Day atau hari berbagi ini, sambutan disampaikan oleh Bupati Lombok Tengah, H.Suhaili.FT. dengan gaya khasnya yang santai namun tetap berwibawa itu, beliau menegaskan bahwa acara perayaan Asyuro’ seperti ini akan menjadi agenda rutin setiap tahunnya. acara yang dilengkapi dengan pemberian santunan kepada anak yatim dan orang-orang jompo ini merupakan acara yang rutin di laksanakan sejak beberapa tahun lalu. Beliau menambahkan dengan segenap harapan, supaya moment seperti ini hendaknya menjadikan masyarakat semakin mampu memaknai dan menghayati slogan Solah Soleh Soloh yang selalu didengungkan itu. Solah yang beliau artikan baik, soleh adalah Pacu dalam bahasa sasaknya dan Soloh yang berarti bersatu. Dengan demikian akan terwujudlah masyarakat lombok tengah yang sejahtera lahiriyah dan juga batiniyahnya.


Sudah dilihat 43 kali

Komentar