Selamat Datang Bulan Maulid

38320 medium post 46099 9018d2b2 143b 4087 9d54 6331f06f7a73 2018 11 08t19 44 01.006 07 00
Karena agama itu berkesinambungan, maka corak pengaplikasiannya dalam bingkai budaya tidak bersifat tetap, alias berubah.

Dulu, waktu kecil, saya mengenal Maulid itu hanya serangkaian membaca Al-Barzanji sampai khatam atau sampai pada bab tertentu dengan cara bergantian, kemudian doa, lalu dapat takir (sumpil) dan pulang.

Agama membentuk peradaban Mayor, sedangkan adat membentuk peradaban Minor Maka dari itu, adat dalam satu Daerah tidak dapat membentuk secara utuh sebuah peradaban seluas nilai nilai Agama yang menyebar ke seluruh penjuru Dunia. Tetapi sebaliknya, Agamalah yang membajukan adat disetiap daerah dengan nilai nilainya.

Maka, Maulid yang dulu dilaksanakan dengan sangat sederhana, bisa kapan saja berubah bentuk mengikuti segala sisi kemajuan dan kemunduran Manusianaya, baik teknologinya, sarananya, prasarananya, dan trendnya.

Nah, sampean akan menemui beberapa bentuk Maulid dizaman sekarang dengan serangkaian acara yang menambah Substansi PERINGATAN itu sendiri, semisal santunan yatim piatu, bantuan korban banjir, gladi bersih desa atau kampung, parade budaya, pengobatan gratis, berbagai lomba ketangkasan dan ketrampilan dll.

Untuk mereka yang tidak setuju atau tidak suka Maulid dengan segala contoh bentuknya diatas, ya tidak usah usil, yang penting Shalawatnya aja di perbanyak, mari kita bersaing dan berlomba mendapat balasan Cinta Rasul SAW dengan Damai dan sportif.
Sudah dilihat 35 kali

Komentar