Sanggar Ori Gunungkidul tampil di Pakualaman

64541 medium post 69401 bdb94be0 b9f5 44ad 8c1d eace2c7af4c3 2019 06 23t19 15 55.679 07 00 64543 medium post 69401 efa17df4 0a9e 4df1 ba30 b6b5971e237f 2019 06 23t19 15 58.101 07 00 64544 medium post 69401 d0b38c94 9dc2 4315 baed 2a2b9a5d29e6 2019 06 23t19 16 00.794 07 00 64542 medium post 69401 d8dd24db 271a 4171 83a1 bf7e15cebb11 2019 06 23t19 15 56.556 07 00
Sabtu 22 Juni 2019, Sanggar Ori Gunungkidul yang beralamatkan di Padukuhan Keblak Desa Ngeposari Kecamatan Semanu berkesempatan untuk ikut andil meramaikan Festival Benang Merah di Alun-Alun Sewandanan Pakualaman Yogyakarta.

Dalam acara tersebut Sanggar Ori menampilkan tarian teatrikal sajak puisi yang diiringi alunan musik perpaduan dari beberapa alat musik klasik dan modern seperti Demung. Saron. Gitar. Jimbe Gitar dan lainnya yang berdurasi hampir 40 menit dimulai pada pukul 18.30.

Festival Benang Merah diadakan dengan tujuan untuk merangkul serta mempertemukan semua orang dari berbagai golongan dalam satu tempat. Festival.ini diselengarakan oleh Yayasan Lembaga Kajian Islam dan Sosial (LKIS) Yogyakarta yang berkerjasama dengan berbagai pihak dengan mengusung tema "MEMPERSATUKAN HATI UNTUK MERAJUK KEBHINEKAAN"

Salah satu hal yang menarik dari Sanggar Ori adalah semua pemainnya adalah kaum muda Karang Taruna Padukuhan, itu menunjukan bahwa jiwa seni kaum muda juga tidak kalah menariknya apabila diberi ruang untuk berkarya

Salam Budaya.
Sudah dilihat 164 kali

Komentar