Sanggar Danir Komala Purwadadi Akan Tampil Di Amerika Serikat

18013 medium img 20170922 wa0099
Tepatnya di Kec.Purwadadi Desa Purwadadi Barat Dusun Jambeanom, Kabupaten Subang Jawa Barat terdapat mutiara berkilau yang belum diketahui khalayak ramai. Di sebuah Dusun Jambeanom, di sebuah rumah yang merangkap sebagai tempat untuk melestarikan kebudayaan khas Sunda yang telah berdiri sejak tahun 2014 ini sudah menuai berbagai macam prestasi di bidang kesenian. Sanggar Danir Komala namanya. Di dirikan oleh pasangan suami istri Engkos Kosasih (44) dan Atin (35) yang telah berkecimpung didunia seni karawitan sejak mereka masih belia hingga saat ini ini, mampu melahirkan para seniman handal yang tidak hanya dinikmati karya seninya di dalam, tetapi juga di mancanegara.

Engkos Kosasih atau yang akrab di sapa Abah Engkos ini telah melanglang buana di bidang kesenian semenjak ia berusia belia. Menurut Abah Engkos, dirinya sudah mampu memainkan alat musik Suling (alat musik yang terbuat dari bambu) sejak dirinya berusia 5 tahun, tanpa ada yang mengajari. Beliau sempat
tergabung dalam kelompok kesenian Sisingaan sebelum akhirnya mendirikan Sanggar tersebut.

Berkat niat yang tulus dan ikhlas untuk melestarikan kebudayaan khas Sunda, seorang pemborong bernama Pak Eko yang merupakan tetangga mereka membantu mendanai segala kebutuhan sanggar tanpa mengharap timbal balik.

Kedua suami istri berbakat itupun, kini telah telah mereka turunkan kepada putri semata wayangnya, Indah (17) yang masih duduk di bangku kelas 3 SMK. Berbagai prestasi pun telah Indah raih, dari mulai Juara Pupuh tingkat Kecamatan, Kabupaten, hingga Provinsi.

Tidak hanya Indah, ada juga Enda Combet, anggota Sanggar Danir Komala yang saat ini telah tergabung bersama Grup Musik Religi dari paman Sam; Debu, yang rencananya akan tampil di Amerika bulan Desember mendatang.

Tidak hanya mereka, banyak diantara anggota sanggar pun yang telah banyak menorehkan prestasi-prestasi lainnya diantaranya bidang Pupuh, Karawitan hingga Pencak Silat yang menjadi Juara 1 Putra tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2016.

Prestasi-prestasi tersebut tidak lepas dari kerja keras sang murid dan keikhlasan gurunya dalam melatih. Hingga kini, Sanggar Danir Komala telah memiliki banyak anggota yang rutin berlatih tari-tarian, karawitan, ngawih bahkan pencak silat. Latihan tersebut diadakan setiap hari Jumat yang di bina langsung oleh Abah Engkos.

"Harapannya kedepan, semoga kebudayaan Sunda ini mampu terus dilestarikan oleh para generasi muda. Semoga pemerintah pun khususnya pemerintah Kab.Subang mampu lebih mengapresiasi kepada para seniman Sunda" Ujar Abah Engkos
Sudah dilihat 77 kali

Komentar