Renungan Ramadhan: Ga Perlu Bawa HP Ke Masjid

25977 medium hikmah manfaat tujuan puasa ramadhan


Khusuk dalam Sholat merupakan cita-cita semua umat Islam. Sebab tidaklah mudah berkonsentrasi penuh dalam sholat, sangat khidmat. Ada sebuah kisah dari imam masjidil Hafam soal HP, saat mendengar musik dari salah satu jamaah saat melaksanakan sholat.

Usai shalat berjamaah, Syaikh Adurrahman as Sudais memandangi para jamaah. Matanya basah. Lalu, Imam Masjidil Haram ini mengucapkan kalimat yang membuat sejumlah jamaah tersentak. Sebagian ikut menangis.

Sembari menghadap kepada jamaah masjid, ia pun berkata, “Di rumah, aku tidak pernah mendengar suara musik, tapi hari ini, justru aku mendengar musik di rumah Allah.” kata Syaikh Sudais sembari menangis.
Sontak apa yang disampaikan oleh Imam Masjidil Haram tersebut membuat sebagian jamaah tertunduk malu. Apa yang disampaikan Syaikh Sudais sebenarnya tidak hanya menyentak jamaah shalat di Masjidil Haram waktu itu, namun juga mengingatkan kita semua. Bukankah kadang kita dapati hal yang sama? Di rumah Allah, terdengar musik dari HP yang tidak dimatikan.

Cobalah berkaca. Bukankah tidak ada seorang pun pemain bola yang membawa HP ke lapangan saat pertandingan? Bukankah tidak ada seorang pesilat pun yang membawa HP saat berlaga? Bukankah tidak ada seorang pun pembalap yang membawa HP saat beradu cepat MotoGP? Mengapa? Sebab mereka semua fokus.

Lalu mengapa kita membawa HP ke masjid? Bukankah masjid lebih mulia daripada lapangan bola dan segala bentuk arena?

Jika para pemain bola rela meninggalkan HP mereka saat melakukan pertandingan dengan durasi yang sangat panjang agar bisa konsentrasi saat bermain, apakah kita rela kehilangan fokus saat melaksanakan shalat yang hanya beberapa menit gara-gara terganggu dengan adanya HP?

Lebih parah lagi adalah ketika kita membawa HP dan tidak mematikannya atau membuatnya silent. Ketika HP tersebut berbunyi, seisi masjid pun akan merasa terganggu dan tidak fokus dalam menjalankan ibadah. Jika sudah seperti itu maka dosa yang sangat besar harus kita tanggung atas perbuatan tersebut.

Kalaupun terpaksa membawa HP, pastikan HP kita silent atau off sewaktu berada di dalam masjid, terutama saat shalat sedang berlangsung.
Semoga bermanfaat dan menyadarkan kita semua. Ayo share beragam renungan ramadhan di AtmaGo, warga bantu warga. (Uc)



Sudah dilihat 56 kali

Komentar