Relawan Hijau Bima Jaya Keparakan, Gelorakan "Ayo Nandur"

20 September 2020, 16:57 WIB
4 1 155
Gambar untuk Relawan Hijau Bima Jaya Keparakan, Gelorakan "Ayo Nandur"
Relawan hijau Bima Jaya Keparakan, Mergangsan, Kota Yogyakarta mengikuti pelatihan Lorong Sayur selama dua hari, Rabu (16/09/2020) dan Kamis (17/09/2020). Bertempat di Pendopo Bumi Jaya Keparakan, sebanyak 30 orang peserta, antusias mengikuti pelatihan yang diselenggarakan kelurahan Keparakan.

Pelatihan dimaksudkan untuk memberikan pengetahuan dan ketrampilan bagi warga, khususnya relawan hijau di Keparakan. Disamping, ingin mewujudkan Keparakan yang ijo royo-royo penuh dengan tanaman sayur di lorong lorong gang RT. Diharapkan ketahanan pangan di masa pandemi Covid-19 dapat tercapai.

Motto,"Ayo Nandur”, sebagai penyemangat bagi relawan dan masyarakat Keparakan untuk “nandur opo sing dipangan, dan pangan opo sing ditandur”.

Narasumber dalam pelatihan tersebut Winaryati dari PKK Kota Yogyakarta, yang juga penyuluh pertanian Kota Yogyaarta menjelaskan cara menanam berbagai sayuran di lahan sempit dan pengelolaannya.

Untuk menambah pengetahuan atas pemahaman peserta, dilaksanakan studi banding ke Kampung Sayur Bausasran dan Taman edukasi Caping di Tajem,Wedomartani Sleman.

Harris Syarif Usman pegiat lingkungan hidup yang juga Wakil Ketua Forum Kota Hijau Yogyakarta menyatakan pelatihan lorong sayur yang dilanjutkan dengan studi banding ini selaras dengan program pemerintah Kota Yogyakarta. Program lorong sayur menjadi salah satu cara memanfaatkan lorong lorong kampung untuk ditanami aneka sayuran.

Ia mengungkapkan disaat pandemi covid-19, warga mengadakan kegiatan yang bermanfaat untuk ketahanan pangan keluarga. Wilayah Keparakan yang berada dibantaran kali Code sangat cocok untuk dihijaukan, sehingga akan nampak asri, bersih, hijau dan sehat. Menghijaukan kali code yang menjadi land mark Kota Yogyakarta semakin menarik untuk menjadi destinasi wisata.

Wilayah Kampung Keparakan Kidul dan Keparakan Lor memiliki potensi mendukung lorong sayur. Kedua kampung memiliki sentra kerajinan kulit (antara sepatu, sandal, tas), kaos, batik dan aneka kuliner (antara lain bakpia, jajanan pasar, jamu, tahu). Sebagai hasil akhir pelatihan di masing masing kampung telah terbentuk Kelompok Tani Dewasa yang beranggotakan warga kampung setempat. Selain mendapatkan stimulan berupa pupuk media tanam, benih, bibit, pot, dan polibek.

Berkolaborasi untuk mewujudkan kampung hijau dengan lorong sayur yang didukung potensi lain. Program gandeng gendong sebagai salah satu cara untuk mewujudkan kampung hijau. (KangRozaq)

#BergandenganBergendonganUntukYogyakarta
#AbdulRazaq
#TerusBerbuat
#MemanfaatkanHidupUntukHidupBermanfaat

  1 Komentar untuk Relawan Hijau Bima Jaya Keparakan, Gelorakan "Ayo Nandur"

Tulis komentarmu...

Winaryati

Tamu
Keren ..mari hijaukan kota Yogyakarta.
Akan makan asri dan ketahanan pangan keluarga dimasa pandemi covid terpenuhi.

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. Tetangga suplai logistik warga isolasi mandiri di Kepatihan

    Deni Suryanti  di  Surakarta Kota  |  15 Oct 2020
  2. Geliat Mahasiswa Menggelar Lapak Baca Gratis untuk Masyarakat

    Nensi Indri  di  Gresik  |  13 Oct 2020
  3. TPS 075 Gelar Pertemuan Perdana Anggota KPPS

    Galih Bayu Aji  di  Jebres, Surakarta Kota  |  14 Oct 2020
  4. Menguatkan Ketahanan Pangan, Kelurahan Wirogunan adakan Pelatihan "Buledamber"

    Abdul Razaq  di  Mergangsan, Yogyakarta  |  18 Oct 2020

Komentar Terbanyak

  1. 3
    Komentar

    peran aktif difabel dalam Pilkada Surakarta 2020

    misbahul arifin  di  Jebres, Surakarta Kota  |  12 Oct 2020
  2. 2
    Komentar

    Rogoh Kocek Pribadi, Kades Rancadaka Perbaiki Jalan Kabupaten Sepanjang 1 KM

    Satriandesta Mahadyasastra  di  Pusakanagara, Subang  |  13 Oct 2020
  3. 2
    Komentar

    Penanganan Kebersihan Pasca Aksi Penyampaian Pendapat

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Gambir, Jakarta Pusat  |  14 Oct 2020
  4. 2
    Komentar

    TPS 075 Gelar Pertemuan Perdana Anggota KPPS

    Galih Bayu Aji  di  Jebres, Surakarta Kota  |  14 Oct 2020