Rektor Respons Cepat Keluhan Mahasiswa dan Masyarakat

69783 medium post 73660 5a90140c 944b 4575 9085 0e2e91ddbb7f 2019 08 14t09 22 17.206 08 00 69784 medium post 73660 562e653d c4b3 40d5 b38c 0e64bcb7a963 2019 08 14t09 22 18.733 08 00
Prof Mahfudz: Korban Gempa di Huntara Prioritas --- Menyikapi isu sosial yang berkembang akhir-akhir ini terkait dengan penerimaan mahasiswa baru di Universitas Tadulako dan dinamika Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi warga Pasigala yang tertimpa bencana gempa bumi dan masih tinggal di Hunian Sementara (Huntara), mendapat respons prioritas.

Langkah kebijakan responsif yang dilakukan Rektor Untad Prof Mahfdz adalah menyisir seluruh mahasiswa yang telah melakukan pembayaran UKT Kategori (K-1) Rp500.000/semester namun berubah menjadi K-3 Rp1.750.000/semester, sebagaimana diberitakan di sejumlah media, maka hari ini (12/08) segera ditetapkan dalam Surat Keputusan Rektor dengan UKT K-1 Rp500.000/semester hingga yang bersangkutan menyelesaikan studinya selama 14 semester. Langkah ini selain sebagai koreksi atas sistem yang tidak menyimpan data UKT K-1, juga untuk memberi kepastian hukum bagi mahasiswa bahwa hingga mereka menyelesaikan studinya, UKT yang wajib mereka bayar adalah K-1 Rp500.000/semester.

Penegasan ini disampaikan oleh Rektor Untad Prof Dr Ir H Mahfudz, MP dalam rapat pimpinan terbatas di ruang meeting Ketua Senat Lantai III Rektorat. Hadir dalam rapat tersebut, selain Ketua Senat Prof Dr Ir H Muhammad Basir Cyio, SE.MS, juga Ketua Dewan Professor, Prof Mery Napitupulu PhD, Ketua Dewan Pertimbangan Dr Harifuddin Thahir SE MP, Ketua Satuan Pengawasan Intern (SPI) Dr Ikbal, SE.MSi, Ak. Selain itu, Warek Akademik Dr Lukman M.Hum, Warek Bidang Umum dan Keuangan Dr Muhammad Nur Ali MSi, Warek Kemahasiswaan Dr Ir Sagaf Djalalembah MP, Warek Kerjasama, Prof Dr Amar, Ketua LPPMP Dr Golar SHut MSi dan Ketua Lemlit Dr Muhammad Rusydi M.Si. Rektor Prof Mahfudz sengaja mengundang pimpinan organ, para warek dan ketua lembaga untuk mendapatkan masukan-masukan strategis. Disimpulkan, selain hari ini SK penetapan UKT K-1 bagi yang telah mendapatkan UKT K-1 semester yang lalu, juga akan membentuk Tim Verifikasi bagi mahasiswa Korban Gempa Bumi Pasigala yang masih tinggal di Huntara.

sumber : @anakuntaddotcom
Sudah dilihat 17 kali

Komentar