RAKOR PENANGGULANGAN KEMISKINAN BERSAMA NGO

38752 medium post 46420 0502d27b bfb3 4486 b05d aaa82b2f7c81 2018 11 13t10 05 54.747 08 00 38753 medium post 46420 dacdff8d 1146 44ca b7c6 f9a71a035890 2018 11 13t10 06 04.433 08 00 38754 medium post 46420 c2611335 a16b 4416 a118 412e2246d020 2018 11 13t10 06 10.760 08 00 38755 medium post 46420 1aedb173 1154 468b 905f d8894862114f 2018 11 13t10 06 16.561 08 00
Hari ini Selasa tanggal 13 Nopember 2018 di mataram , acara Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan bersama NGO. Tema Rakor kali ini adalah Melawan Kemiskinan Melestarikan Lingkungan.
Dalam acara Rakor kali ini di pimpin oleh Wakil Gubernur NTB yaitu Ibu DR.Ir.Hj.Sitti Rohmi Djalilah,M.Pd.
Pada laporan Panitia menyebutkan bahwa yang diundang pada rakor kali ini adalah 80 NGO yang aktif selama ini bergerak dalam upaya penanggulangan kemiskinan. NGO -NGO tersebut dari berbagai sumber diketahui juga aktif dalam kegiatan sosial pada saat terjadi bencana gempa yang melanda Lombok.
Dalam rakor kali ini juga diberikan penghargaan kepada beberapa NGO seperti ACT, Relief Indonesia, dll.
Ibu Wakil Gubernur menyatakan penghargaan ini merupakan perwakilan saja karna pada hakekatnya semua NGO yg selama ini bergerak membantu masyarakat harus diberikan penghargaan.
"Pemerintah tidak bisa lepas dari bantuan dari NGO dalam membantu kegiatan pemerintahan dan lainnya." jelas Wakil Gubernur yang kerap di sapa Bu Rohmi. Menurut beliau Angka kemiskinan sebelum gempa pada angka 14,7 yang jelas diyakini naik setelah terjadinya gempa.
Terkait Pelestarian Lingkungan, Semua stakeholders baik Dari Goverment maupun Non Goverment Organisation harus berkolaborasi dalam upaya menangani Lingkungan yang sekarang ini sudah mulai menjadi ancaman. Penggundulan, Penebangan serta pengrusakan lingkungan marak terjadi sekarang ini.
Tuntaskan Kemiskinan Lestarikan Lingkungan merupakan Slogan Pemerintah NTB melalui TKPKD yang diketuai langsung oleh Wakil Gubernur NTB.
Mari sesuai potensi yang ada di NGO dengan berbagai latar belakang , tujuan kita berkolaborasi secara humble maka tentunya akan menghasilkan kesuksesan dalam menanggulangi kemiskinan.
Terkait sampah yang kita butuhkan adalah Pengelolaan Sampah bukan Tempat Pembuangan akhir. Kuncinya harus mulai dari individu-individu, mulai dari kita sendiri baru pengelolaan sampah ini bisa teratasi. #LombokBangkit #LombokBangkitbersamaatmaGO
Sudah dilihat 24 kali

Komentar