PKPU HI: Situation Report Gempa-Tsunami Palu dan Donggala

34403 medium jepretan layar 2018 10 02 pada 21.39.33
SITUATION REPORT #7

Jenis Kejadian : Gempa Bumi
Lokasi Kejadian : 7.4 SR pusat gempa 11 km pada 26 km Utara Donggala, Sulawesi Tengah
Waktu Kejadian : Jumat, 28 September 2018

I. Informasi Kunci

1. Pemerintah telah menyatakan menerima bantuan internasioal dengan menekankan pada 6 jenis bantuan: Air Transportation, Tent, water treatment, Generator, Field Hospital dan Fogging
2. Gubernur Sulawesi Tengah telah menerapkan masa tanggap darurat bencana Gempa Bumi dan tsunami di Provinsi Sulawesi Tengah selama 14 hari (berlaku 28/09/2018 hingga 11/10/2018)
3. Daerah terdampak meliputi Kota Palu, Kabupaten Donggala, Kabupaten Sigi dan Kabupaten Parigi
4. 1.234 orang meninggal dunia, 99 orang hilang, 799 orang luka berat di rawat di rumah sakit, 61.867 jiwa mengungsi yang tersebar di 109 titik
5. Evakuasi 121 orang WNA
6. Rumah rusak 65.733 unit

Source: BNPB

II. Gambaran Situasi

Gempabumi dengan kekuatan 7.7 SR pusat gempa 10 km pada 27 km Timur Laut Donggala, Sulawesi Tengah, yang disertai tsunami menyebabkan fasilitas publik sempat lumpuh total. Pemulihan listrik dan saluran komunikasi terus dilakukan oleh pihak berwenang, beberapa unit gardu listriksudah beroperasi, begitupun dengan jaringan listrik, alat berat juga sudah dikerahkan pemerintah untuk membantu proses evakuasi, genset mobile didistribusikan untuk emnambah supply pasokan listrik.

Titik kerusakan tidak hanya di Palu, tapi menyebar di 3 Kabupaten lainnya, yaitu Kabupaten Donggala, Kabupaten Sigi, Kabupaten Mamuju Utara. Ketinggian tsunami di Desa Loli Kec, Bonawa Donggala mencapai 6-7 meter menyebabkan permukiman rata dengan tanah. Sebanyak 7 kecamatan di Kabupaten Sigi terisolir karena akses jalan rusak.Sebanyak 65.733 unit belum teridentifikasi jenis kerusakan.

PKPU HI bersama lembaga pemerintah terus berupaya membantu masyarakat terdampak. 10 personil respon dan 9 orang tim medis telah melakukan respon sejak sabtu pasca gempabumi terjadi. Alternatif penyediaan barang-barang kebutuhan dasar juga masih terus diupayakan dengan lokasi paling dekat, sehingga kebutuhan masyarakat dapat segera terpenuhi. Per tanggal 2 Oktober 2018 telah dilaksanakan layanan kesehatan untuk masyarakat terdampak di Pos Induk PKPU di Donggala dengan melayani 40 pasien dengan 12 tenaga medis. Selanjutnya rencana aksi yang akan dilakukan terdiri dari distribusi food item, hygiene kit dan layanan kesehatan.

III. Respon PKPU Human Initiative
• Layanan Medis di Pos PKPU di Donggala
• Berkoordinasi dengan pemerintah setempat
• Berkoordinasi dengan relawan lokal
• Evakuasi SAR
• Pengiriman Tim Medis Dokter, perawat, Apoteker
• Layanan Pos Charge di Desa Kabongan kecil, kecamatan Banawa, Donggala
• Assessment wilayah Palu dan Donggala, terutama untuk ketersediaan logistik darurat
• Assessment pendirian Pos Dapur Air

IV. Kebutuhan Mendesak
1.Bahan Bakar
2.Air Minum, air bersih, tangki air
3.Tenaga Medis
4.Tenda Pengungsi,terpal, selimut, veltbed, alat penerangan, genset
5.Perlengkapansekolah : seragam, alat tulis, sepatu, kaos kaki
6.Pakaian : Balita, Anak Sekolah, dewasa, Sarung, Selimut
7.Makanan siap saji, anak-anak dan bayi
8.alat makan
9.alat mandi
10.Perlengkapan sholat

V. Rencana Operasi PKPU HI :
1. Food Item
2. Wash
3. Hunian/ NFI
4. Kesehatan
5. Child Protectian/ Pendidikan

V. Pos Induk PKPU HI
Jl. Palu Donggala no. 40 RT 6 rw 3, kel. Kabonga Kecil, Kec. Banawa Donggala

V. Dokumentasi

Layanan Medis di Pos Induk Donggala

Penyintas yang sudah bertahan di tenda-tenda BNPB dan mandiri (Survivors who have survived in the tents of the National Disaster Management Agency are independent)

Layanan Pos Listrik dan Pos Charge di Desa kabongan kecil, kecamatan banawa, Donggala Tim PKPU HI bersama Kementrian Sosial

PIC
Indra (PKPU HI Sulsel) : 0813 2794 3137
Sudah dilihat 141 kali

Komentar