Penyuluhan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) oleh UPT BLUD Puskesmas Aik Darek

40471 medium fb img 1543040047663 40472 medium fb img 1543040055979 40473 medium fb img 1543040060028
Jumlah anak di indonesia rata-rata 30% dari total penduduk Indonesia atau sekitar 237.556.363 orang dan usia sekolah merupakan masa keemasan untuk menanamkan nilai-nilai perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) sehingga berpotensi sebagai agen perubahaan untuk mempromosikan PHBS, baik dilingkungan sekolah, keluarga dan masyarakat. Saat ini di Indonesia terdapat lebih dari 250.000 sekolah negeri, swasta maupun sekolah agama dari berbagai tindakan.

Jika tiap sekolah memiliki 20 kader kesehatan saja maka ada 5 juta kader kesehatan yang dapat membantu terlaksananya dua strategi utama Departemen Kesehatan yaitu:
“Menggerakan dan memberdayakan masyarakat untuk hidup sehat” serta “Surveilans, monitoring dan informasi kesehatan”

Usia Sekolah Rawan Penyakit
Sekolah selain berfungsi sebagai tempat pembelajaran juga dapat menjadi ancaman penularan penyakit jika tidak dikelola dengan baik. Lebih dari itu, usia sekolah bagi anak juga merupakan masa rawan terserang berbagai penyakit

Mengingat pentingnya Pola Hidup Bersih dan Sehat pada anak-anak Usia Sekolah maka UPT BLUD Puskesmas Aik Darek Kecamatan Batukliang Kabupaten Lombok Tengah mengadakan penyuluhan di sekolah-sekolah yang menjadi wilayah binaan Puskesmas Aik Darek. Salah satunya di MI Jam'ussyahidin Pagutan pada hari Sabtu, 24 Nopember 2018.



Dalam Penyuluhan tersebut Ns. Mardian Satriyadi, S.Kep. selaku salah satu penyuluh yang diterjunkan oleh pihak Puskesmas menjelaskan kepada siswa-siswi bagaimana berprilaku Hidup sehat dan bersih dalam mewujudkan sekolah sehat dengan cara :
1. Mencuci tangan dengan air yang mengalir dan memakai sabun
2. Mengkonsumsi jajanan sehat di kantin sekolah
3. Menggunakan jamban yang bersih dan sehat
4. Olahraga yang teratur dan terukur
5. Memberantas jentik nyamuk
6. Tidak merokok di sekolah.
7. Menimbang berat badan dan mengukur tinggi badan setiap bulan.
8. Membuang sampah pada tempatnya
Lebih lanjut beliau memaparkan dengan Penyuluhan tersebut diharapkan tercapainya tujuan yakni terciptanya sekolah yang bersih dan sehat sehingga siswa, guru dan masyarakat lingkungan sekolah terlindungi dari berbagai gangguan dan ancaman penyakit, meningkatkan semangat proses belajar mengajar yang berdampak pada prestasi belajar siswa,citra sekolah sebagai institusi pendidikan semakin meningkat sehingga mampu menarik minat orang tua, meningkatkan citra pemerintah daerah di bidang pendidikan dan menjadi percontohan sekolah sehat bagi daerah lain.
Sudah dilihat 68 kali

Komentar