Penjelasan BMKG Soal Isu Megathrust Penanda Gempa Besar

15 August 2019, 23:32 WIB
1 0 494
Gambar untuk Penjelasan BMKG Soal Isu Megathrust Penanda Gempa Besar
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menjelaskan isu yang beredar terkait fenomena rentetan gempa yang menandakan akan terjadinya gempa bumi besar. Di seluruh dunia, gempa besar pasti didahului oleh serangkaian aktivitas gempa pendahuluan.

Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, menjelaskan pihaknya dapat mengidentifikasi beberapa karakteristik aktivitas gempa pendahuluan.

"Pertama, gempa pendahuluan biasanya terjadi di zona dengan nilai 'B-value' rendah. Nilai 'B-value' rendah artinya di zona itu masih menyimpan tegangan yang tinggi, yang berpotensi terjadi gempa besar," kata Daryono dalam keterangan tertulis, Selasa (13/8).

Daryono selanjutnya juga menjelaskan adanya fenomena percepatan di titik pusat gempa yang semakin cepat menuju titik inisiasi lokasi estimasi gempa utama. Selain itu ada juga gempa bumi yang berulang di zona subduksi yang sama.

"Di zona tersebut ada fenomena migrasi percepatan titik hiposenter yang semakin cepat menuju titik inisiasi lokasi estimasi gempa utama. Selain itu juga teridentifikasi adanya 'repeating earthquakes'. Cirinya gempa ini berulang-ulang dan terjadi di segmen tersebut," ujarnya.

Secara sederhana, Daryono mengatakan karakteristik kedua tersebut menunjukkan ada sebuah proses yang semakin lama semakin intensif sebelum muncul gempa utama (main shock).

"Aktivitas ini mirip kalau kita mau mematahkan kayu, perlahan-lahan ada retakan-retakan kecil sebelum benar-benar terpatahkan," katanya.  

Sebelumnya, Daryono mengatakan hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya klaster yang mengalami peningkatan aktivitas seismik mencolok. Klaster tersebut adalah zona selatan Bali dan Banyuwangi, zona Cilacap dan Pangandaran, dan Selat Sunda. 

Akan tetapi, ia mengingatkan rentetan gempa belum tentu merupakan gempa pendahuluan dari gempa besar utama.

"Satu hal yang penting diingat bahwa tidak semua klaster aktif akan berujung kepada terjadinya gempa besar, meskipun setiap gempa besar selalu di dahului oleh serangkaian aktivitas gempa pendahuluan," jelasnya

Sumber:
https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20190813174429-199-420991/penjelasan-bmkg-soal-isu-megathrust-penanda-gempa-besar

#Megathrust #MitigasiBencana #BMKG

  Komentar untuk Penjelasan BMKG Soal Isu Megathrust Penanda Gempa Besar

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!

Other Posts

Terbaru

Berita Warga
8 jam lalu

Tujuan Manusia Diciptakan

𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Turi, Sleman

Terpopuler

  1. Tetangga suplai logistik warga isolasi mandiri di Kepatihan

    Deni Suryanti  di  Surakarta Kota  |  15 Oct 2020
  2. Geliat Mahasiswa Menggelar Lapak Baca Gratis untuk Masyarakat

    Nensi Indri  di  Gresik  |  13 Oct 2020
  3. TPS 075 Gelar Pertemuan Perdana Anggota KPPS

    Galih Bayu Aji  di  Jebres, Surakarta Kota  |  14 Oct 2020
  4. Hoax Pilkada Bisa Menimpa Siapa Saja

    Desty  di  Surakarta Kota  |  15 Oct 2020

Komentar Terbanyak

  1. 2
    Komentar

    Penanganan Kebersihan Pasca Aksi Penyampaian Pendapat

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Gambir, Jakarta Pusat  |  14 Oct 2020
  2. 2
    Komentar

    Rogoh Kocek Pribadi, Kades Rancadaka Perbaiki Jalan Kabupaten Sepanjang 1 KM

    Satriandesta Mahadyasastra  di  Pusakanagara, Subang  |  13 Oct 2020
  3. 2
    Komentar

    TPS 075 Gelar Pertemuan Perdana Anggota KPPS

    Galih Bayu Aji  di  Jebres, Surakarta Kota  |  14 Oct 2020
  4. 2
    Komentar

    Berikut Link Pendaftaran BLT UMKM Rp2,4 Juta Kabupaten Bandung Tahap 3 Yang Dibuka Sampai November

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Rancaekek, Bandung Kabupaten  |  19 Oct 2020