Pendidikan Harus Berlanjut Walau di Kelas Darurat

61444 medium img20190517082834
Setelah lebih 2 pekan pasca banjir bandang 28 April desa Bangga, Dolo Selatan, Sigi, tepatnya pada 13 Mei, para guru yang dibantu relawan, telah mendirikan kelas darurat untuk belajar para siswa SDN 1 Bangga. Kelas dibagi ke dalam 2 tingkatan kelas. Kelas rendah untuk siswa kelas 1-3 dan kelas tinggi untuk siswa kelas 4-5.

Saat ini tercatat ada 106 siswa yang tengah mengikuti ujian semester di kelas-kelas dadurat tersebut. Mereka berupaya agar tidak ketinggalan dari sekolah-sekolah lainnya meski kondisi masih sangat terbatas.

Di antara keterbatasan tersebut adalah meja belajar yang masih sangat jauh dari cukup. Kondisi tenda yang panas jika hari mulai siang. Serta trauma yang masih membekas pada jiwa beberapa siswa hingga membuat guru harus mengambil inisiatif menjemput ke tempat tinggal para siswa.

Saat dikonfirmasi soal kelas semi permanen, Kepala SDN 1 Bangga mengatakan bahwa belum ada wacana dari dinas untuk pembangunan kelas tersebut.

"Dari dinas belum ada wacana seperti itu karena kami di sini kesulitan untuk mencari lahan yang akan ditempati," tutur Mas'iba.

Meski demikian, Mas'iba berharap semoga para siswa dan guru bisa menyamankan diri untuk proses belajar mengajar. Dan juga berharap semoga segera ada solusi atas kondisi pendidikan di desa tersebut.
Sudah dilihat 35 kali

Komentar