Pendidikan Berbasis Budaya

23008 medium 20180323 131340
Perda DIY Nomor 5 tahun 2011 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan Berbasis Budaya. Perda ini dibuat antara lain berdasarkan pertimbangan bahwa pemerintah provisi DIY telah menetapkan visi pembangunan DIY tahun 2025 sebagai pusat pendidikan , budaya dan tujuan pariwisata terkemuka di Asia Tenggara dalam lingkungan yang maju dan sejahtera.
Nilai- nilai luhur budaya tersebut meliputi 18, macam nilai meliputi: 1.Kejujuran. 2.Kerendahan hati. 3.Ketertiban. 4.Kedisiplinan. 5.Kesusilaan. 6.Kesopanan. 7.Kesantunan. 8.Kesabaran. 9.Kerjasama. 10.Toleransi. 11.Tanggungjawab. 12.Keadilan. 13.Kepeduliaan. 14.Percaya diri. 15.Pengendalian diri.
16.Intregitas. 17.Kerja keras/Keuletan/Ketekunn, Ketelitian. 18.Kepemimpinan dan atau Ketangguhan. Pendampingan dengan pemberian pendidikan karakter penting dilakukan karena sekolah pada umumnya lebih menekankan pada pengetahuan umum dibanding pengetahuan agama atau pun moral.

Dengan demikian, sarana pendidikan berbau agama harus didukung oleh orang tua serta diikuti oleh siswa agar membentuk karakter yang baik. Tidak dapat di pungkiri bahwa pendidikan bukan hanya sekedar pengetahuan alam, bahasa, sosial ataupun budaya saja. Semuanya harus siswa imbangi dengan pengetahuan agama yang dalam yang akan menjadi benteng bagi mereka. Apalagi, globalisasi kehidupan tentu saja akan sangat berpengaruh pada cara berfikir serta cara bertindak siswa. Namun itu semua bisa dikendalikan dengan pendidikan karakter.

Memiliki generasi muda yang cerdas merupakan jaminan masa depan bagi suatu bangsa tapi memiliki generasi muda yang cerdas dan bermoral merupakan jaminan bagi kemajuan suatu bangsa ke arah yang lebih baik. Oleh karena itu, mari kita dampingi pendidikan formal dengan pendidikan karakter yang berbasis pada budaya kita sebagai Bangsa Indonesia.(retno)

Komentar