Penahanan Kartu Ujian, Kemendikbud Investigasi SMAN 5 Depok

11150 medium penahanan kartu ujian  kemendikbud investigasi sman 5 depok
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menerjunkan timnya untuk meng investigasi dugaan adanya penahanan kartu ujian siswa yang menunggak sumbangan sekolah di Sekolah Menengah Atas Negeri 5 Depok. “Saya sudah tugasi Inspektur Investigasi Kemendikbud untuk melihat itu,” kata Inspektur Jenderal Kemendikbud Daryanto, Ahad, 12 Maret 2017.

Daryanto mengutip Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 75 Tahun 2016 tentang Komite Sekolah, terutama Pasal 1 point 5. “Sumbangan pendidikan adalah pemberian berupa uang/barang/jasa oleh peserta didik/orang tua/walinya baik perseorangan maupun bersama-sama masyarakat atau lembaga dengan cara sukarela, dan tidak mengikat satuan pendidikan,” kata Daryanto.

Setelah didatangi tim investigasi dari Kemendikbud, akhirnya SMAN 5 Depok menyerahkan 800 kartu ujian tengah semester siswa kelas X-XI. Sebelumnya, sekolah sempat menahan kartu tersebut karena siswa belum membayar sumbangan yang di wajibkan.

Kepala SMAN 5 Depok Zarkasih mengatakan sebenarnya sekolah tidak menahan kartu ujian siswa. Kartu tersebut belum didistribusikan siswa karena sekolah meliburkan kelas X-XI. “Kelas XII sedang ada ujian sekolah. Jadi siswa dibawahnya diliburkan dan belum menerima kartu UTS,” kata Zarkasih.

Sumber: Tempo
Sudah dilihat 94 kali

Komentar