Pemerintah Kota Bekasi tekan produksi sampah Plastik

33924 medium images %2824%29
Melihat banyaknya sampa plastik yang menumpuk di TPA, Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto mengatakan, pemerintah mulai menekan produksi sampah plastik di wilayah setempat selasa (25/9). Didapat data jika sampah anorganik tersebut mencapai 700 ton setiap hari, padahal wilayah Bekasi hanya memiliki luas TPA 21.000 hektar.
Mendapati hal tersebut, penggunaan sampah organik kini ditekankan ke pemerintaha dahulu.
"Setelah aparatur pemerintah, baru kami melebar ke masyarakat," ujar Tri.
terlihat pada rapat-rapat yang berlangsung sudah tidak lagi ada minuman dan makanan kemasan.
"Rapat-rapat juga demikian, sekarang tidak boleh disediakan makanan dan minuman yang dikemas menggunakan plastik," tambahnya.
Dari catatan Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi ,diketahui jika warga Bekasi setiap hari menghasilkan sampah sebanyaj 1.700 ton. Dari nilai itu terbagi 60 persen sampah organik, sedangkan 40 persen anorganik yang didominasi sampah plastik.
Wakil Ketua Komisi 2 DPRD Kota Bekasi, Ariyanto Hendrata mengatakan, pemerintah harus berani mengeluarkan kebijakan tentang larangan kantong plastik di Bekasi. minimarket, lalu melebar ke masyarakat luas bisa jadi sasaran baik untuk penurunan jumlah sampah plastik, sebab dalam hal ini bukan hanya Bekasi saja penyumbang sampah plastik, jika berhasil akan jadi contoh untuk semuanya.
"Kalau Kota Bekasi bisa, maka akan jadi percontohan secara nasional," ucapnya.
Sudah dilihat 28 kali

Komentar