PEMDA TOLITOLI DAFTARKAN PEGAWAI NON PNS PADA BP-JAMSOSTEK

11 December 2019, 20:48 WIB
2 0 68
Gambar untuk PEMDA TOLITOLI DAFTARKAN PEGAWAI NON PNS PADA BP-JAMSOSTEK
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Provinsi Sulawesi Tengah melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman tentang kepesertaan program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan bagi Aparatur Sipil Negara Non PNS di Lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Tolitoli, dengan Bupati Tolitoli, pada Hari Rabu, 11 Desember 2019. Penandatanganan tersebut dilakukan di Taman Kota Gaukan Muhammad Bantilan usai Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun Daerah ke 59 KabupatenTolitoli (11/12).

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Palu La Uno mengatakan, penandatanganan Nota Kesepahaman ini merupakan salah satu bentuk perhatian Pemerintah Daerah KabupatenTolitoli dalam memberikan perlindungan jaminan sosial terhadap tenaga kerjak hususnya para Non PNS di KabupatenTolitoli. La Uno juga menambahkan, dengan ditandatanganinya nota kesepahaman ini, Non PNS di KabupatenTolitoli akan didaftarkan dan dilindungi dengan 2 program BPJAMSOSTEK yaitu Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).
JKK, akan memberikan perlindungan kepada tenaga kerja dari berangkat bekerja dan hingga pulang bekerja kerumah serta selama melakukan kegiatan yang ada hubungan dengan pekerjaannya. Apabila terjadi kecelakan kerja pada Non PNS, maka semua biaya pengobatan akan ditanggung oleh BPJAMSOSTEK hingga sembuh pada kelas 1 untuk perawatan di Rumah Sakit Pemerintah. Selain mendapatkan perawatan yang _unlimited_,ada juga santunan kepada tenaga kerja atau ahli waris korban apabila terjadi cacat akibat kecelakaan kerja akan dihitung prosentase kecacatannya sesuai diagnose dokter dikalikan 56 upah yang di laporkan, dan apabila terjadi cacat total tetap atau tidak dapat bekerja kembali akan mendapatkan santunan sebesar 56 dikalikan upahnya yang dilaporkan atau setara Rp.121.026.024,- pada saat ini. Sedangkan bila tenaga kerja sampai meninggal karena kecelakaan kerja maka ahli waris berhak mendapatkan santunan sebesarRp.111.536.592,. Selain santunan ada juga pemberian gaji/ upah sementara tenaga kerja tidak mampu bekerja.

Sementara itu, untuk Jaminan Kematian (JKM) diberikan kepada ahli apabila tenaga kerja meninggal dunia bukan karena kecelakaan kerja sebesar Rp. 24.000.000.
Bupati Tolitoli Hi. Moh. Saleh Bantilan, SH.,MH mengatakan dengan ditandatanganinya nota kesepahaman ini Pemda akan mendaftarakan pegawai Non PNS yang ada di lingkup Pemda KabupatenTolitoli pada program BPJAMSOSTEK untuk memberikan rasa aman dan ketenangan dalam bekerja. Oleh sebab itu, Bupati mengharapkan kepada seluruh Pegawai Non PNS untuk bekerja lebih produktif serta mematuhi segala ketentuan ASN.

Reporter : *KUSPRI HANTONO*
Foto : *FADLI TANGAHU, A.Md*
(Tim Liputan Bagian Humas dan Protokol SetdakabTolitoli)

  Komentar untuk PEMDA TOLITOLI DAFTARKAN PEGAWAI NON PNS PADA BP-JAMSOSTEK

Masuk ke akun AtmaGo kamu untuk ikut memberi komentar!

Masuk  atau  Daftar
Jadilah yang pertama memberi komentar!

Related Posts

Terbaru


Terpopuler

  1. Penimbunan Lokasi Smelter PT. GNI Diduga Tidak Memiliki IUP

    Sandy Makal  di  Morowali Utara  |  24 Jan 2020
  2. Dugaan Pencemaran Nama Baik, Hendly Tempuh Jalur Hukum

    Sandy Makal  di  Palu Kota  |  15 Jan 2020
  3. MAKSIMALKAN ATMAGO SEBAGAI UPAYA KESIAPSIAGAAN BENCANA

    Agus Basuki RAPI  di  Banyuwangi, Banyuwangi  |  16 Jan 2020
  4. SAMPAH BAGAIKAN KELUARGA

    Konco Longok  di  Banyuwangi, Banyuwangi  |  16 Jan 2020

Komentar Terbanyak

  1. 11
    Komentar

    MAKSIMALKAN ATMAGO SEBAGAI UPAYA KESIAPSIAGAAN BENCANA

    Agus Basuki RAPI  di  Banyuwangi, Banyuwangi  |  16 Jan 2020
  2. 9
    Komentar

    PENGENDANG BANYUWANGI (FATWA AMIRULLAH)

    fatwa amirullah kendang  di  Banyuwangi, Banyuwangi  |  17 Jan 2020
  3. 5
    Komentar

    SAMPAH BAGAIKAN KELUARGA

    Konco Longok  di  Banyuwangi, Banyuwangi  |  16 Jan 2020
  4. 5
    Komentar

    BPBD BANYUWANGI SIAGA BENCANA(diklat pmi)

    Hendika Londho  di  Banyuwangi, Banyuwangi  |  17 Jan 2020