Pembangunan Flyover, Truk dan Bus Dilarang Melintas di Jalan RE Martadinata

48664 medium bus dan truk dilarang
Oleh: Husnul Khatimah

TANAH SAREAL, AYOBOGOR.COM--Memasuki pembangunan borepile jembatan layang atau flyover RE Martadinata, bus dan truk dilarang melintas pada ruas jalan tersebut.

HSE Inspector proyek Pembangunan Fly Over Martadinata Agam Riskalloh Al-Amin mengatakan borepile akan dibangun di bahu jalan RE Martadinata.

\"Bus dan kendaraan berat sudah tidak bisa melintas, tapi nantinya kalau sudah jadi. Fly over itu bisa di gunakan bus dan kendaraan berat mas. Kita mau melakukan pekerjaan borepile,\" ujar Agam dikonfirmasi, Jumat (1/2/2019).

Meski bus dan truk tidak bisa melintas namun, kendaraan kecil masih bisa melintas melewati jalur frontage yang berada pada sisi kiri dan kanan jalan.

\"Untuk kendaraan kita alihkan kejalur frontage karena bahu jalan yang biasa digunakan pengendara akan kita gunakan untuk pekerjaan fly over,\" ujarnya.

Sementara Kepala Bidang Lalu Lintas pada Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor, Theofilo Patrocinio mengatakan ada tiga tahap pengerjaan di proyek pembangunan jalan layang tersebut. Tahap pertama adalah pembangunan bahu jalan, dengan konsekuensi arus lalu lintas masih menggunakan jalan eksisting.

\"Saat ini pembangunan bahu jalan di dekat rel sudah selesai sehingga bisa dijadikan rute pengalihan arus lalu lintas,\" kata Theo.

Senada dengan Agam Theo mengatakan, saat ini kendaraan yang bisa melintas hanya ukuran kecil. Sementara bus besar dan truk besar tidak bisa melintas. Petugas sudah melakukan sosialisasi dengan memasang rambu-rambu guna menghindari rute proyek. Rambu-rambu dipasang di beberapa titik antara lain di ruas Tol Baranangsiang, kawasan Jambu Dua, kawasan Air Mancur, dan wilayah Bubulak.

\"Beberapa titik sudah terpasang spanduk, termasuk Dishub menempatkan petugas di jam-jam sibuk siang dan sore hari di Jalan RE Martadinata. Kalau ada kendaraan besar diarahkan putar balik,\" tambahnya.

Ia mengatakan, ada jalur alternatif yang direkomendasikan Dishub Kota Bogor. Jika warga mengarah dari Jalan Tentara Pelajar maka bisa melalui Jalan Sudirman memutar di jalan Sistem Satu Arah (SSA), kemudian masuk Jembatan Merah.

\"Masyarakat seharusnya sudah mengetahui di media sosial,\" tukas Theo.
Sudah dilihat 51 kali

Komentar