Pelatih Silat di Morowali Diduga Aniaya Muridnya hingga Tewas

65557 medium post 70289 f36b76e4 d8d9 4f49 9736 142344d10b1c 2019 07 05t11 13 30.261 08 00
Seorang pelatih silat dari perguruan PSHT (Persaudaraan Setia Hati Terate) inisial MA alias A (19) diamankan petugas lantaran diduga menjadi pelaku penganiayaan muridnya, Jainuddin (14) hingga tewas di Blok A Nomor 45 di Desa Wosu, Kecamatan Bungku Barat, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.
Kronologis kejadian seperti dituturkan Kapolres Morowali, AKBP Dadan Wahyudi, bermula pada Rabu malam bertempat di halaman rumah warga di Trans Wosu ketika dilakukan latihan oleh perguruan silat PSHT. Kegiatan latihan tersebut diikuti oleh 10 muridnya. "Sekitar pukul 20.00 WITA, MA datang di tempat latihan silat dan memimpin latihan tersebut. Pada saat kegiatan latihan berlangsung, MA langsung menanyakan kepada seluruh siswanya. "De’, tidak ada yang bawa jamu-jamu? siswa menjawab," Tanya MA. “ Tidak mas karena masalahnya jamu ada sama saudara yang satu," jawab muridnya ujar Kapolres menirukan percakapan guru dan murid PSHT.
Kemudian MA menjawab “De" berarti kamu orang ini mengharap sama saudara satu itu yang tidak hadir, kalau ada yang terjadi sama kalian jangan salahkan saya," kata Kapolres kembali menirukan percakapan mereka. Pada saat itu, posisi seluruh siswa berbaris bersaf berdiri posisi kuda-kuda tengah. Kemudian MA mulai menghukum semua siswa dengan cara menendang satu persatu di bagian perut sebanyak satu kali hingga terjatuh.
Setelah selesai menghukum siswa, kembali ke posisi berdiri sambil berdoa kecuali satu siswa yaitu korban yang tidak bisa bangun lagi dan tidak sadarkan diri," kata Kapolres. Korban sempat dilarikan ke Puskesmas, setelah tiba di Puskesmas Wosu korban sempat ditangani oleh medis namun korban tidak bisa tertolong dan dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis.
Kasus tersebut kini ditangani oleh Unit Reskirim Polsek Bungku Barat dan berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Morowali Utara.
Sumber : kumparan
Sudah dilihat 23 kali

Komentar