Pasar Papringan dimana Pemberdayaan Ekonomi dan Lingkungan Diwujudkan

51280 medium post 57667 bc818628 8987 4aa0 9354 d7a763568d75 2019 02 24t07 04 14.109 07 00 51281 medium post 57667 6cc0e0c3 60f9 4c3a b71b 2169e486fca2 2019 02 24t07 04 15.652 07 00 51283 medium post 57667 165a14b9 7b28 4552 8d82 2af9bbdb444b 2019 02 24t07 04 17.873 07 00 51282 medium post 57667 52a641fd 9da4 403c bbcf 119ca41929fa 2019 02 24t07 04 16.673 07 00
Program "Samigaluh Tanggap Globalisasi" di tiga desa Kecamatan Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo bekerja sama dengan Koperasi Griya Jatirasa dan Pusat Study Universitas Kristen Duta Wacana Yogyakarta, melakukan study banding di pasar Papringan Temanggung, Jawa Tengah.
Kegiatan tersebut melibatkan Kepala desa, Dukuh, pegiat UMKM dari Desa Kebonharjo, Desa Pagerharjo dan Desa Sidoharjo pada tanggal 17 Februari 2019.
Pasar Papringan yang mampu ditempuh kurang lebih 2 jam dari Kota Yogyakarta, menyajikan aneka produk pertanian, kerajinan, kuliner trasidional. Kesemuanya merupakan produk lokal yang khas di wilayah tersebut. Pasar yang hanya buka dalam 2 kali dalam sebulan merupakan upaya penyelamatan lingkungan dengan menyelamatkan pohon bambu, dalam bahasa jawa rumpun bambu disebut papringan.
Imam pengelola pasar mengatakan bahwa sebelum dijadikan pasar adalah hutan rumpun bambu yang tidak terawat dan dijadikan tempat pembuangan sampah warga. Tidak terpikirkan sama sekali oleh mereka menjadi pasar seramai saat ini.
Dia berasama karangtaruna dalam upaya penyelamatan mata air bersama Spedagi membuat pasar tersebut. Upaya panjang mensosilisasikan rencana kepada tokoh dan masyarakat diperlukan usaha lebih dan komitmen. Saat ini omset pasar tersebut telah mencapai sekitar 75 juta dalam satu kali pasar, dari ribuan pengunjung yang ada.
Selain bambu juga ditonjolkan kontruksi bangunan yang ramah lingkungan yaitu batu. Dia mengambil batu sungai untuk jalan mereka, tanpa harus mengunakan semen dan air mampu meresap kedalam tanah.
Upaya penyelamatan bambu merupakan gerakan lingkungan, karena bambu adalah penahan air untuk memunculkan sumber mata air. Saat ini bambu semakin terpinggirkan dan tidak mendapatkan perhatian. Pasar Papringan adalah upaya menghargai bambu dan upaya menghargai alam.
Sistem Informasi Desa #desakebonharjo
Dokumentasi : Puji #griyajatirasa
Sudah dilihat 105 kali

Komentar