Pansus Pengawasan Pelaksanaan Rehab-Rekon Paska Bencana Alam Kota Palu harus segera dibentuk

22 November 2019, 14:32 WIB
2 0 121
Gambar untuk Pansus Pengawasan Pelaksanaan Rehab-Rekon Paska Bencana Alam Kota Palu harus segera dibentuk
DPRD Kota Palu sudah harus segera membentuk Pansus pengawalan rehab Rekon dengan melihat berbagai persoalan penanganan paska bencana dan banyaknya dana masuk di Kota Palu tapi tidak terkontrol dengan baik bahkan kesannya jalan sendiri – sendiri. Sementara dalam revisi RPJMD Kota Palu hanya bisa merencanakan pembangunan yang sifatnya untuk kebijakan umum dan sebagian kecil untuk perbaikan masa pemulihan.

Jika melihat dari dokumen rencana rehab rekon, rekapitulasi kebutuhan paska bencana untuk Kota Palu memerlukan anggaran sebesar Rp. 18.931.297.334.252, - atau kurang lebih sekitar 18,9 Triliun untuk membiayai 5 sektor yaitu sektor pemukiman, infrastruktur, ekonomi, social dan lintas sector, dengan rincian perencanaan kebutuhan sebagai berikut :
Sektor pemukiman sebesar Rp. 4.775.787.889.120,- atau sekitar 4,775 Triliun (25,23 %)
Sector Infrastruktur sebesar Rp. 9.052.938.399.993,- atau sekitar 9 Triliun (47,82 %)
Sector social sebesar 1.484.719.675.330,- atau sekitar 1,4 Triliun (7,84 %)
Sector ekonomi sebesar 3.114.292.026.559,- atau sekitar 3,1 Triliun (16,45 %)
Dan lintas sector sebesar 503.559.343.250, - atau sekitar 503, 5 Miliar (2,66 %)
Dengan dukungan dana dari APBD Kota Palu sebesar Rp. 273.728.890.229,- atau 1,45 %, APBD Propinsi Sulawesi Tengah sebesar Rp. 5.258.878.600,- atau 0,03 %, ABPN Kementrian/Lembafa sebesar Rp. 9.428.168.087.676,- atau 49,80%, BNPB sebesar Rp. 966.460.104.239,- atau 5,11 %, Usulan Dana Hibah Lembaga Donor Rehabilitasi dan Rekonstruksi Rp. 6.523.546.203.330,- atau 34,46 % dan bantuan Masyarakat sebesar dan Dunia Usaha sebesar Rp. 1.734.135.170.179,- atau 9,16 %. Artinya bahwa dalam proses penanggulangan paska Bencana Alam yang tertuang dalam dokumen rencana rehab rekon bergantung besar pada bantuan APBN Kementrian dan Dana Hibah Lembaga Donor yang tentunya harus memerlukan pengawalan serius oleh DPRD Kota Palu agar setiap proses pembangunan kembali dan pemulihan terlaksana berdasarkan rencana aksi rehab rekon yang telah di sahkan pada 25 Februari 2019 lalu. Apalagi Kota Palu akan memfokuskan pada pembangunan Kota Baru di beberapa titik yang berada Zona rawan Bencana 1.

Karena itu, Pansus pengawalan rehab rekon Kota Palu harus menjadi prioritas dalam memaksimalkan semua resource dalam proses penanggungalan bencana alam itu teralisasi dengan baik. Dan Pansuk akan kami pastikan bekerja maksimal untuk mengawal hal ini, dengan mengacu kepada dokumen rencana rehab rekon. Dan salah satu kerja awal dari Pansus ini akan membedah total isi dokumen rencana rehab rekon tersebut dan melakukan beberapa agenda program termasuk mengundang berbagai lembaga donor baik hibah maupun melalui dana loan yang melekat dalam anggaran APBN dan BNPB untuk mempresentasekan kerja mereka masa rehab rekon di kota Palu. Sehingga kami mengetahui dimana dan program apa serta sebaran wilayah interevensi program yang akan dijalankan termasuk dunia usaha yang berkontribusi dalam perencanaan tersebut diatas.
Pansus juga mengajak para pihak utamanya masyarakat terdampak untuk bisa saling mnegecek berbagai program yang masuk di Kota Palu, termasuk mengawasi beberapa kebijakan nasional yang mendukung dan menghambat pembangunan rehab rekon di Kota Palu.

Artinya bahwa Pansus ini begitu memberi andil kuat atas berhasil atau gagalnya dalam proses penanggulangan bencana alam masa rehab rekon di Kota Palu.

Salam
Mutmainah Korona, SE

  Komentar untuk Pansus Pengawasan Pelaksanaan Rehab-Rekon Paska Bencana Alam Kota Palu harus segera dibentuk

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!

Other Posts

Terbaru


Terpopuler

  1. Ibu Ratna Memberdayakan Ibu-Ibu Dengan Mengolah Kain Limbah Industri Garmen

    Wiwik Uliel  di  Trucuk, Klaten  |  22 Sep 2020
  2. CleanUp Kerja Bakti

    Pemuda Sosial Pulo Timaha  di  Babelan, Bekasi Kabupaten  |  19 Sep 2020
  3. Penyusunan Masterplan Kampung Surokarsan

    mas agus  di  Mergangsan, Yogyakarta  |  19 Sep 2020
  4. Warga Kampung Wirogunan Lakukan Mapping Wilayah untuk Penyusunan Masterplan

    Abdul Razaq  di  Mergangsan, Yogyakarta  |  20 Sep 2020

Komentar Terbanyak

  1. 5
    Komentar

    WORLDCLEANUPDAY, 19 SEPTEMBER 2020

    Umi sulvian  di  Jonggat, Lombok Tengah  |  19 Sep 2020
  2. 4
    Komentar

    Penyusunan Masterplan Kampung Surokarsan

    mas agus  di  Mergangsan, Yogyakarta  |  19 Sep 2020
  3. 3
    Komentar

    FORUM MADANI WONOSOBO

    Bhayu Surya  di  Wonosobo, Wonosobo  |  24 Sep 2020
  4. 3
    Komentar

    Ibu Ratna Memberdayakan Ibu-Ibu Dengan Mengolah Kain Limbah Industri Garmen

    Wiwik Uliel  di  Trucuk, Klaten  |  22 Sep 2020