Padepokan Zami Karina Indonesia (PAZKI)

37726 medium post 45605 5ba12773 72e4 4557 898c 8faa4dccdc4e 2018 11 01t16 30 49.009 07 00
saya sedang menyeberang jalan ketika hape saya berdering. tanda ada yang menelpon. saya biarkan sampai akhirnya deringan berhenti. sesampai di seberang jalan, di trotoar, saya hentikan langkah di bawah pohon asam. saya buka lipatan hape. muncul tanda panggilan tak terjawab. tertulis di layar 'Haqi amrulloh' ketua Padepokan Zami Karina Indonesia (PAZKI). saya tersenyum. memencet tombol call. menelpon balik. "assalamualaikum..., pripun, mas..." tanya saya saat dari seberang kudengar suara yang mulai sangat kukenal, "wa alaikumussalam..., tadz...".
Saya mendengarkan dengan seksama apa yang dia sampaikan berkaitan dengan sekitar 50 anak yatim piatu dan anak jalanan yang selama ini kita bina di PAZKI, karena satu dan lain hal harus pindah dari tempatnya yang sekarang di Margonda Depok.
"Kasihan anakanak, pindah kemana?" tanyaku dengan mata yang mulai mbrabak mengingat anak anak yatim piatu dan pengamen jalanan itu. Saya jadi teringat ketika mulai merintis mendirikan PAZKI dengan almarhum H. Siswandi dan Fajar Tp selalu ada cerita kesedihan dari mulai meninggalnya H. Siswandi disusul beberapa bulan kemudian oleh istrinya, anakanak itu seperti kehilangan sosok ayah dan ibu yang mereka temukan. Sekarang kembali harus mengalami kesedihan karena kehilangan rumah singgah di Depok.
"Sekarang kita pindah di Kampung Kebun kelapa no. 46 RT 002 /RW 03 kelurahan. Kencana. Kecamatan Tanah Sareal. Kota Bogor 16167 tadz... " jawab mas Haqi mengahiri ceritanya.
Aku termenung lama duduk dipinggir jalan, melangitkan doa dan pengharapan semoga Gusti Allah melindungi mereka semua, anakanak PAZKI, dan bagi para kesemua panjenengan yang dekat atau mengetahui alamat diatas mampirlah... sekedar mendengarkan petikan gitar anak perempuan kecil menyanyikan lagu kaum marjinal ibu kota...
Sudah dilihat 34 kali

Komentar