Nicotine Addiction Atau Kecanduan Nikotin

66624 medium 66442357 2822943444446799 8845792790324445184 o
💡Penjelasan Ilmiah

"SAYA KALAU MEROKOK LEBIH KONSENTRASI DAN SEMANGAT,DAN KALAU TIDAK MEROKOK SEBALIKNYA"

Ada apa sebenarnya dengan rokok?
----------------
👤Diantara Penyebab diantara saudara saudara kita sulit untuk meninggalkan kebiasaan merokok adalah karena rokok seakan sudah menjadi kebutuhan harian. Diantaranya beralasan ketika merokok Ia bisa lebih berkonsentrasi,fokus dan semangat. Dan jika tidak merokok yang terjadi adalah sebaliknya. Bagaimana penjelasan hal diatas?

Jawab :

1.Salah satu zat yang terdapat didalam rokok adalah Nikotin. Ia merupakan senyawa zat yang menimbulkan rasa candu (addictive) pada rokok.

2. Ketika seseorang menghisap asap rokok, maka nikotin yang terdapat didalamnya akan masuk kedalam aliran darah melalui pembuluh darah yang terdapat didalam paru paru.

3. Selanjutnya darah yang sudah bercampur dengan nikotin tersebut dipompakan oleh jantung ke seluruh tubuh. Diantaranya adalah Otak sebagai salah satu organ terdekat dengan jantung. Nikotin selanjutnya dengan mudah akan berpindah dari aliran darah menuju ke otak. Keseluruhan proses dari paru-paru menuju otak hanya membutuhkan waktu 7 sampai dengan 10 detik!

4.Nikotin yang menempel di bagian otak merangsang otak untuk meningkatkan pelepaskan hormon ADRENALINE dan neurotransmitter DOPAMINE

Apa efek dari 2 zat ini?

1.Adrenalin : Menyebabkan peningkatan frekuensi denyut jantung, pengecilan pembuluh darah (vasokontriksi), peningkatan tekanan darah dan peningkatan gula darah. Inilah yang menjelaskan kenapa para perokok merasa lebih "bersemangat" ketika merokok. Akan tetapi peningkatan aktivitas simpatis para perokok bukan dalam kondisi yang seimbang sehingga para perokok sering merasakan gangguan irama jantung seperti berdebar-debar dan peningkatan tekanan darah (hipertensi)

2. Dopamine : menyebabkan adanya sensasi rasa nyaman dan segar.

🔎Mengapa Perokok tidak bisa cukup dengan 1 atau 2 batang rokok perharinya? Tak jarang mesti berbungkus-bungkus⁉️

Ini karena efek peningkatan dopamine hanya bersifat sementara sesuai dengan kadar nikotin didalam darah. Penurunan dosis nikotin didalam darah akan menyebabkan penurunan pengeluaran dopamine oleh otak,hal ini menyebabkan para perokok mesti terus menerus merokok untuk mempertahankan kadar nikotin di dalam darah untuk mendapatkan sensasi nyaman dari pelepasan Dopamine secara terus menerus oleh otak.

Pada tahap ini perokok sudah jatuh kedalam Kecanduan Rokok. Tidak jarang ada diantara mereka yang ekstrim menelan Asap, tembakau bekas ataupun memungut sisa-sisa putung rokok untuk mendapatkan hal ini..

Penghentian Rokok secara total akan menyebabkan gejala putus rokok dimana ini dirasakan perokok berupa rasa Gelisah, Tidak Nyaman, pusing dan lain-lain, Sehingg masa awal berhenti merokok adalah masa yang berat bagi mereka yang baru berhenti merokok, akan tetapi jika mereka tetap Berdoa kepada Allah Subhanahuwataala dan terus berusaha , insyaAllah efek Candu dari rokok akan segera hilang sepenuhnya dari otak mereka

Mari kita doakan saudara saudara kita yang masih merokok agar segera diangkat Allah Subhanahuwataala kebiasaan merokoknya dan digantikan dengan kebiasaan yang lebih baik

Aamiiin

Wallahua'alam

Ig,Telegram,Fp
Dokter Indonesia Bertauhid

Sumber

https://www.verywellmind.com/nicotine-addiction-101-2825018
Sudah dilihat 28 kali

Komentar