NELAYAN BLANAKAN SUBANG DO'AKAN KORBAN GEMPA PALU

34369 medium post 43014 ce1706cf 4aa4 4e26 aeb1 795ad1f8d7a6 2018 10 02t12 45 21.488 07 00
Musibah gempa serta tsunami yang menimpa Kabupaten Donggala, Kota Palu serta beberapa wilayah di Sulawesi Tenggara membuat masyarakat di Kabupaten Subang bersimpati dan menggelar doa bersama.
Doa bersama tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas masyarakat umum serta nelayan. Mereka turut merasakan sebagai warga pesisir pantai atas musibah yang dialami.
Plt Bupati Subang H Ating Rusnatin SE bersama Forkopinda dan pejabat lainnya turut hadir dalam acara Ruwat Laut KUD Mina Fajar Sidik Kecamatan Blanakan, kemarin (30/9). Mereka tampak khusyuk dalam mengirim doa untuk saudara yang terkena musibah gempa dan tsunami.
Dalam kesempatan tersebut Ating menyampaikan rasa bela sungkawa serta prihatin atas musibah yang terjadi. “Sesama masyarakat Indonesia di Donggala dan Palu hampir sama kulturnya nelayan sangat iba karena sama topografinya,” ucap Ating.
Ating mengajak seluruh hadirin untuk berdoa bersama supaya mereka diberi kekuatan dan kesabaran untuk menghadapi musimbah ini. “Untuk korban kita doakan semoga diterima iman islamnya dan ditempatkan ditempat yang layak,” tambahnya.
Setelah sebelumnya mengadakan acara peduli korban Gempa Lombok, Ating juga berencana melaksanakan kegiatan serupa yakni peduli Donggala dan Palu dalam puncak acara pada 6 Oktober mendatang yang bekerjasama dengan PGRI Subang.
“Kita merasakan duka yang mendalam, dan hal tersebut menjadi kepedulian kita semua masyarakat nelayan serta seluruh rakyat Indonesia, untuk itu Pemda dan PGRI dalam puncak acara 6 Oktober mendatang mengajak seluruh pihak yang ingin membantu dan bekerjasama dengan relawan peduli Donggala dan Palu,” jelas Ating.
Sementara Itu, Dasam Ketua Panitia Ruwat Laut yang juga menjabat Ketua Sementara KUD Mandiri Mina Fajar Sidik merasakan betul musibah tsunami dan gempa yang terjadi diwilayah Sulawesi Tenggara khususnya Donggala dan Palu.
Sudah dilihat 20 kali

Komentar