Musim Hujan Yang Tertunda

10 November 2019, 14:12 WIB
0 0 98
Gambar untuk Musim Hujan Yang Tertunda
Hujan yang beberapa hari turun ternyata masih belum membawa persediaan air cukup. Bahkan menurut anggapan orang hujan yang terjadi tersebut dapat mengurangi debit mata air yang ada. Meskipun sudah tidak ada debu tebal seperti musim kemarau yang lalu karena telah ada hujan turun, namun kenyataannya masih banyak orang kekurangan air. Bahkan banyak diantara para petani dan pekebun telah ramai-ramai menjual dan menanam bibit pepohonan (sengon dan duren) kalau tidak disiram akan layu dan mati juga. Itu semua karena mereka menganggap hujan yang turun beberapa waktu yang lalu akan terus berlangsung sampai hari ini. Namun kenyataan bahwa justru cuaca panas masih berlangsung.

Kesulitan air bersih menjadi masalah pertama disebagian wilayah di Samigaluh. Seperti yang terjadi di wilayah pedukuhan Kaliduren tepatnya di Bendo. Sebagian yang bertempat tinggal di wilayah itu, hari ini masih kesulitan dan minim air bersih. Semua karena mata air yang menjadi sumber untuk digunakan sehari-hari mengering. Kemarin ketika hujan turun selama 4 hari itu lumayan ada airnya sedikit. Meskipun air hujan. Hal tersebut diungkapkan oleh Sunu Harjo (53 tahun), Sabtu (9/11/2019) ditemui saat mengambil air dari mata air lain untuk kebutuhan minum sehari-hari. Menurutnya telah beberapa hari saya mengambil air menggunakan alat tradisional (klenting) tempat air dari tanah liat. Saya bisa 8 - 10 kali ambil air, pungkasnya.

Sedangkan pada 2019 ini, dilansir dari info BMKG dijelaskan bahwa saat ini, gejala fenomena yang telah terjadi adalah rendahnya suhu permukaan laut dari suhu normal yang berkisar 26-27 Celcius di wilayah perairan Indonesia bagian selatan dan barat sehingga berimplikasi kurangnya pembentukan awan. Sehingga menyebabkan musim hujan 2019/2020 mundur. Diperkirakan awal Desember tahun ini.

El Nino adalah fenomena panas muka laut
BMKG: El Nino Rendah Sebabkan Musim Hujan Tahun Ini Tertunda IDN Times/
Melansir dari situs resmi BMKG, El Nino merupakan fenomena panasnya suhu muka laut di Samudera Pasifik bagian tengah hingga timur.

Fenomena ini memiliki dampak yang beragam, contohnya di Amerika Latin seperti Peru akan mengalami peningkatan curah hujan saat terjadi El Nino, sedangkan di Indonesia, dampak dari El Nino adalah kondisi kering serta berkurangnya curah hujan.

#kalidurendesakebonharjo

  Komentar untuk Musim Hujan Yang Tertunda

Masuk ke akun AtmaGo kamu untuk ikut memberi komentar!

Masuk  atau  Daftar
Jadilah yang pertama memberi komentar!

Related Posts

Terbaru


Terpopuler

  1. Penimbunan Lokasi Smelter PT. GNI Diduga Tidak Memiliki IUP

    Sandy Makal  di  Morowali Utara  |  24 Jan 2020
  2. Dugaan Pencemaran Nama Baik, Hendly Tempuh Jalur Hukum

    Sandy Makal  di  Palu Kota  |  15 Jan 2020
  3. MAKSIMALKAN ATMAGO SEBAGAI UPAYA KESIAPSIAGAAN BENCANA

    Agus Basuki RAPI  di  Banyuwangi, Banyuwangi  |  16 Jan 2020
  4. SAMPAH BAGAIKAN KELUARGA

    Konco Longok  di  Banyuwangi, Banyuwangi  |  16 Jan 2020

Komentar Terbanyak

  1. 11
    Komentar

    MAKSIMALKAN ATMAGO SEBAGAI UPAYA KESIAPSIAGAAN BENCANA

    Agus Basuki RAPI  di  Banyuwangi, Banyuwangi  |  16 Jan 2020
  2. 9
    Komentar

    PENGENDANG BANYUWANGI (FATWA AMIRULLAH)

    fatwa amirullah kendang  di  Banyuwangi, Banyuwangi  |  17 Jan 2020
  3. 5
    Komentar

    SAMPAH BAGAIKAN KELUARGA

    Konco Longok  di  Banyuwangi, Banyuwangi  |  16 Jan 2020
  4. 5
    Komentar

    BPBD BANYUWANGI SIAGA BENCANA(diklat pmi)

    Hendika Londho  di  Banyuwangi, Banyuwangi  |  17 Jan 2020