Mitos & Manfaat Buah Salak

4 September 2019, 23:42 WIB
4 0 155
Gambar untuk Mitos & Manfaat Buah Salak
Bagi Anda yang belum atau masih ragu untuk mengonsumsi salak sebaiknya Anda membaca informasi di bawah ini. Karena buah salak itu jauh dari mitos setelah mengonsumsinya feses (tinja) akan menjadi keras. Sejatinya manfaat makan buah salak itu malah yang sebaliknya, yaitu melancarkan buang air besar alias dapat mengatasi sembelit.

Buah salak (Salacca zalacca) adalah buah asli dari Indonesia. Salak mengandung vitamin A yang di dalam terdapat beta-karoten. Beta-karoten yang tersimpan di dalam salak memiliki manfaat yang sangat baik untuk kesehatan mata. Pengonsumsian salak secara rutin mampu menjaga kesehatan mata Anda.

Pun salak bisa meningkatkan kemampuan mengingat Anda dengan baik. Ini bagus untuk menjaga dan meningkatkan mutu produktivitas Anda baik di dalam kelas maupun di kantor tempat Anda bekerja. Manfaat lainnya baik untuk menjaga dan meningkatkan stamina tubuh. Peningkatan energi ini juga erat kaitannya dengan kandungan karbohidrat yang ada di dalam salak.

Di samping itu, salak tidak mengandung kolesterol, buah salak juga mengandung kalium. Kedua fakta ini menjadikan salah adalah buah yang baik untuk kesehatan jantung. Anda tidak perlu cemas terhadap kadar kolesterol dan jantung Anda. Anda juga perlu mengetahui jika kandungan antioksidan yang dimiliki oleh buah salak bisa membantu tubuh untuk mengatur regulasi air di dalam tubuh. Regulasi ini juga penting untuk kesehatan jantung dan metabolisme tubuh.

Konsumsi buah salak sangat baik bagi penderita diabetes. Hal ini dikarenakan manfaat salak bisa membantu menurunkan kadar gula darah sehingga tetap dalam batasan normal. Ada zat di dalam salak yang bisa membantu meregenerasi sel pankreas. Regenerasi sel-sel pankreas ini sangat penting dan bisa membantu pengendalian kadar glukosa di dalam darah. Buah salak juga baik untuk dikonsumsi oleh orang-orang non diabetes karena bisa mencegah penyakit diabetes.

Selain itu, salak sangat bagus untuk ibu hamil. Kandungan buah salak kaya akan zat besi. Salak juga baik dikonsumsi ketika sedang mengalami morning sickness. Sementara itu bagi yang ingin berdiet, salak mengandung serat yang bisa membantu menurunkan berat badan. Serat yang terkandung pada buah salak bisa membuat tubuh tidak cepat lapar sehingga terhindar dari konsumsi berlebih.

Kandungan berbagai nutrisi penting yang cukup beragam pada buah salak menjadikannya sebagai buah yang bisa merawat kesehatan tubuh secara keseluruhan. Vitamin, mineral, serat, dan zat lainnya di dalam salah bisa menjaga fungsi tubuh tetap berjalan dengan baik. Nah, jika Anda ingin memiliki tubuh yang sehat maka konsumsilah buah salak secara teratur dalam jumlah yang tepat. Jangan mengonsumsi buah salak tanpa kulit arinya karena Anda bisa kehilangan manfaat beberapa zat gizi.

Sumber: Indonesia Baik (Kemenkominfo RI)

  Komentar untuk Mitos & Manfaat Buah Salak

Masuk ke akun AtmaGo kamu untuk ikut memberi komentar!

Masuk  atau  Daftar
Jadilah yang pertama memberi komentar!

Related Posts

Terbaru


Terpopuler

  1. Atraksi Teaterikal Peserta Karnaval Putri Mandalika 2020

    Zulkarna  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  14 Feb 2020
  2. Jatuh Cinta Pada Menulis Hingga Menahodai Sebuah Komunitas

    Niya Kaniya  di  Kopang, Lombok Tengah  |  15 Feb 2020
  3. KABID ILMATE PERINDUSTRIAN PROVINSI NTB KUNJUNGI PENGRAJIN ALAT PERTANIAN DI DUSUN BEREMBENG

    Lalu Iskandar  di  Jonggat, Lombok Tengah  |  15 Feb 2020
  4. Dari IMPOSIBLE Menjadi I 'M POSSIBLE

    Muhammad Rizal Suryadin  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  17 Feb 2020

Komentar Terbanyak

  1. 5
    Komentar

    Kegiatan Aisyiyah Kec. Mergangsan meriah

    Rita Jatmikowati  di  Mergangsan, Yogyakarta  |  14 Feb 2020
  2. 5
    Komentar

    Bakesbangpoldagri: Banyak Wilayah di NTB Terpapar Narkoba

    Arianto  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  13 Feb 2020
  3. 4
    Komentar

    Jatuh Cinta Pada Menulis Hingga Menahodai Sebuah Komunitas

    Niya Kaniya  di  Kopang, Lombok Tengah  |  15 Feb 2020
  4. 4
    Komentar

    Dari IMPOSIBLE Menjadi I 'M POSSIBLE

    Muhammad Rizal Suryadin  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  17 Feb 2020