Meski Lahan Terbatas, 73 Kelompok Tani Kota Bekasi Masih Bertahan

64622 medium 1561349563
Pemerintah Kota Bekasi masih melakukan pembinaan kepada para petani yang masih bertahan. Hingga saat ini, terdata ada sekitar 73 kelompok tani (Poktan) se-Kota Bekasi yang masih produktif dan tersebar di 12 kecamatan se-Kota Bekasi.

"Kita masih memberikan bantuan, dan mudah-mudahan bisa bermanfaat kepada petani di Kota Bekasi," ujar Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, Senin (24/6/2019).

Bantuan yang diberikan para petani adalah pemberian satu unit traktor kepada Poktan Bagol di Jatiasih, dua unit cultivator (pembajak tanah) untuk Poktan Pamahan Jatimekar, Jatiasih dan Poktan Mekarjaya, Bekasi Utara serta pemberian pompa air untuk kelompok mandiri di Bekasi Utara. Bantuan itu berasal dari Kementerian Pertanian melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Hortikultura Jawa Barat.

Lahan tidur di Kota Bekasi saat ini masih banyak. Lahan tidur merupakan lahan yang belum digunakan oleh pengembang atau perusahaan sehingga diberikan hak guna kepada petani untuk memanfaatkan lahannya. Beberapa lahan yang di antaranya milik PT Timah di Mustikajaya, lahan Trans Studio di Jatiasih juga dimanfaatkan petani untuk bercocok tanam.

"Masih banyak lahan lainnya yang dapat dimanfaatkan oleh petani. Bagaimana kita memanfaatkan itu untuk membangun pemberdayaan yang ada di masyarakat," ungkap Rahmat.

Petani di Kota Bekasi, kata Rahmat, masih banyak karena pemerintah daerah masih memberikan keleluasaan (untuk memanfaatkan lahan tidur). "Minimal petani kita bisa menghasilkan sayur-mayur, mungkin padi juga bisa diproduksi banyak walaupun wilayah kita sudah kota," paparnya. [beritasatu]
Sudah dilihat 43 kali

Komentar