Menjaga Penyimpangan Peserta Didik di Sulteng dengan Pendidikan Agama

1 0 138
Gambar untuk Menjaga Penyimpangan Peserta Didik di Sulteng dengan Pendidikan Agama
Donggala (ANTARA) - Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola menuturkan jika pendidikan agama sangat penting dan menjadi ujung tombak di dalam menjaga peserta didik di Sulteng dari perilaku-perilaku menyimpang akibat pergaulan bebas di zaman sekarang.

"Saya harap pendidikan agama Islam dapat terus berjalan untuk membentuk pribadi dan generasi pilihan yang berakhlak bagi dirinya, keluarga, masyarakat dan bangsa,"katanya dalam acara peresmian pembangunan kembali Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Al Amin Wani oleh Komite 60 Tahun untuk Jepang-Indonesia yang diiniasasi oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI di Desa Wani , Kecamatan Tanantovea, Kabupaten Donggala, Senin.

Jika seluruh pihak, mulai dari orang tua, tenaga pendidik dan pemerintah lanjutnya, gagal meletakkan nilai-nilai pendidikan agama kepada para peserta didik, berarti telah gagal dalam mempersiapkan mental dan kepribadian mereka dalam menghadapi kehidupan di era modernisasi saat ini.

Yang penuh dengan kemajuan tanpa batas di berbagai hal. Jika iman lemah dan akhlak juga menyimpang maka mereka akan mudah terpengaruh oleh hal-hal yang menyimpang.

"Menyimpang dari nilai-nilai agama yang merusak moral generasi muda kita. Maka untuk menjawab semua itu, maka ada pada kemampuan kita dalam mempersiapkan tenaga pendidik yang bisa menjawab perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi," ujar  Longki melalui Asisten Gubernur Sulawesi Tengah Bidang Pemerintahan dan Politik Faisal Mang.

Tenaga pendidik yang ia maksud adalah tenaga pendidik yang selain mampu menjawab perkembangan iptek , juga membarengi kemampuan yang mereka miliki dengan iman dan takwa.

"Karena madrasah adalah salah satu jenjang pendidikan yang menciptakan peserta didik yang berkualitas, beriman dan bertakwa sehingga kualitas mutu guru telah menjadi prioritas utama dalam mensukseskan proses belajar mengajar,"lanjutnya.

Apapun lembaga pendidikannya sambungnya, jika tidak  diisi oleh tenaga pendidik yang bermutu maka keberadaan suatu lembaga pendidikan akan sia-sia karena guru adalah kunci keberhasilan dalam proses belajar mengajar yang baik.

Sekaligus sebagai penentu di dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan.

sumber : https://aceh.antaranews.com/nasional/berita

  Komentar

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!

Other Posts

Terbaru

Berita Warga
11 jam lalu

Kami Untuk Kemanusiaan

𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Jakarta Selatan

Terpopuler

  1. Pray For Indonesia Januari 2021

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Klaten Utara, Klaten  |  17 Jan 2021
  2. Relawan PMI Evakuasi Korban Longsor Sumedang

    KSR PMI Kota Bandung  di  Bandung Wetan, Bandung Kota  |  13 Jan 2021
  3. Pray For Indonesia From Tangerang

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Cisauk, Tangerang Kabupaten  |  23 jam lalu
  4. Meraup Keuntungan dari Bisnis Hidroponik, Mahasiswa KKN UIN Walisongo diberi Bekal dari Petani

    Arini Noor Khasanah  di  Ngaliyan, Semarang Kota  |  14 Jan 2021

Komentar Terbanyak

  1. 2
    Komentar

    Relawan PMI Evakuasi Korban Longsor Sumedang

    KSR PMI Kota Bandung  di  Bandung Wetan, Bandung Kota  |  13 Jan 2021
  2. 1
    Komentar

    FGD Prioritasi Advokasi Dana Kelurahan Kota Surakarta

    Tina Dewi S  di  Surakarta Kota  |  15 Jan 2021
  3. 0
    Komentar

    Gunung Semeru Luncurkan Awan Panas Sejauh 4.5 Km

    Radiansyah  di  Malang Kota  |  16 Jan 2021
  4. 0
    Komentar

    Pelatihan Kerja Gratis BLK Sidoarjo

    Gilang H H  di  Surabaya  |  18 Jan 2021