Mengisi E-Rapor Jangan Sampai Repot

Header illustration
Minggu-minggu ini kita yang berprofesi sebagai guru sedang disibukkan dengan kegiatan mengolah nilai. Hampir seluruh waktu tercurah untuk menggarap aplikasi ini berpacu dengan deadline tanggal pembagian rapor.

Kesibukan ini kita jumpai pada sekolah yang sudah menggunakan Kurikulum 2013, dan yang bentuk pengisian rapor nya sudah menggunakan aplikasi E-Rapor. Kita ketahui bersama bahwa hal penting yang harus kita lakukan di E-Rapor ini adalah melakukan perencanaan. Mulai dari perencanaan nilai pengetahuan, keterampilan, sikap sosial, sikap spiritual sampai pada hasil PTS dan PAS. Perencanaan harus dilakukan secara teliti terutama dalam menentukan Kompetensi Dasar pada semester yang berjalan.

Bagi sebagian kita merasa bahwa dengan aplikasi E-Rapor ini malah membuat repot, lebih baik menggunakan rapor manual saja, guru mata pelajaran tinggal menulis nilai di daftar nilai, diserahkan pada wali kelas dan urusan selesai. Mengapa dianggap repot? karena di apliaksi ini banyak sekali bagian-bagian yang harus di isi secara lengkap oleh guru mata pelajaran dan wali kelas . Belum lagi masalah kita yang masih kurang menguasai iptek, sehingga ada yang terpaksa meminta bantuan operator atau teman lain untuk mengisi aplikasi ini. Belum lagi masalah koneksi internet yang timbul tenggelam. Untuk mengatasi masalah koneksi ini seharusnya sekolah sudah bisa mengantisipasi dengan memperlebar alokasi bandwidth internet. Agar ketika para guru menginput nilai secara bersamaan tidak lambat koneksinya.

Kedisiplinan kita mengisi daftar nilai juga merupakan salah satu kunci dalam memudahkan kita mengisi E-Rapor agar tidak ribet. Karena kita tinggal mengisi nilai PAS saja di akhir semester, setelah semua lengkap tinggal kita pindahkan melalui aplikasi E-Rapor ini.

Sebagai guru yang berada di era milenial, tantangan akan semakin besar. Kita harus mampu beradaptasi dengan era digitalisasi yang canggih, mari kita terus berupaya untuk berubah menjadi lebih baik, tidak ada istilah terlambat untuk belajar. Harus ada kemauan yang kuat dalam diri kita untuk terus mengupdate kemampuan. Apalagi guru-guru muda yang masih memilki potensi yang besar di masa depan. Seharusnya bisa memanfaatkan aplikasi E-Rapor ini dengan antusias dan bersemangat.
Selamat bekerja
Semua akan tercatat sebagai amal ibadah kita.
Sudah dilihat 34 kali

Komentar