MEMBACA CUACA DAN IKLIM UNTUK PETANI DESA SEMEN

27645 medium img20180703105150
Iklim yang tidak menentu sering menjadi kendala bagi petani dalam bercocok tanam. kadang terjadi gagal panen, kalau petani nekad menentang iklim pun, mereka akan hancur. Begitulah yang dirasakan oleh masyarakat kelompok tani desa Semen Kecamatan Gandusari Kab. Blitar. Kalau iklim nya bagus, petani makmur, kalau lagi tidak stabil pasti merugi. Untuk mengantisipasi tersebut, Petani desa Semen yang tergabung di Kelompok Tani (Gapoktan) mengikuti Pelatihan membaca Informasi cuaca dan Iklim yang diadakan oleh PATTIRO sebagai pelaksana program Adaptasi Perubahan Iklim dan Pengurangan Risiko Bencana/API-PRB di desa Semen dan Kelurahan Sutojayan Kab. Blitar.

Pelatihan yang diadakan Kamis, 4/7/2018 kemarin itu bersama mengundang Gapoktan Desa Soso, Gapoktan desa Slumbung, dan Forum API-PRB desa Semen itu sendiri. Peserta pelatihan dibimbing langsung oleh para ahli, yakni Bapak Lutfi dari BMKG karangploso Malang, dan Mas Fadli spesialis dari APIK USAID sebagai lembaga Donor Program API-PRB. Peserta dibekali bagaimana cara membaca informasi cuaca dan iklim, cara beradaptasi dengan iklim, dan tidak hanya teori mereka juga praktik langsung bagaimana mengukur air hujan.

Siang hari nya peserta dari Forum API-PRB mendapatkan bantuan Alat Komumikasi HT, dan ARG yang dibelikan dari dana Teknology Adaptif Program. Kedua alat tersebut diberikan sebagai upaya Mitigasi terhadap dampak perubahan iklim dan pengurangan risiko bencana, yang notaben nya desa Semen sebagai desa rawan bencana Longsor, banjir lahar hujan, dan Erupsi Gunung Kelud.

Forum API-PRB juga dilatihan langsung menggunakan HT oleh Bpk Suparno dari Kodim. Sore nya, mereka belajar sistem alur komunikasi menggunakan HT dan menyusun Standart Operasional penggunaan HT.

Saat diwawancara, Kepala Desa Semen merasa senang akan adanya pelatihan ini "Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan senang desa kami mendapat program dari APIK-USAID yang di dampingi PATTIRO, satu tahun ini kami di latih, di bimbing, jadi tambah ilmu, dan pengalaman nya, apalagi tambah bantuan HT dan ARG, semoga desa kami semakin Tangguh dan mandiri dengan semangat Gotong Royong".

Komentar