Manggis Bogor Tembus Pasar Internasional

51700 medium ekspor manggis bogor
Oleh : Husnul Khatimah

CIBUNGBULANG, AYOBOGOR.COM--Buah Manggis hasil perkebunan petani di Kabupaten Bogor sukses menembus pasar internasional. Tidak tanggung-tanggung, sebanyak 270 kontainer buah manggis dieskpor ke Cina pada Rabu (27/2/2019).

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Bogor, Siti Nurianty mengatakan ekspor manggis Kabupaten Bogor ini dilatarbelakangi masih belum optimalnya pemanfaatan peluang pasar ekspor oleh petani manggis di Kabupaten Bogor. Sementara produksi manggis di Kabupaten Bogor cukup banyak.

"Kabupaten Bogor merupakan salah satu sentra manggis di Jawa Barat dan turut berkontribusi terhadap ekspor manggis Nasional. Bahkan manggis Kabupaten Bogor telah dirilis sebagai varietas oleh Kementerian pertanian pada tahun 2010 dengan nama varietas raya," ujarnya.

Menurutnya, produksi manggis pertahun mencapai 3.555 ton. Tahun 2017 tercatat ekspor sebanyak 1.095,4 ton dari jumlah tanaman sebanyak 272.211 pohon yang berada di kecamatan Leuwiliang, Leuwisadeng, Cigudeg, Jasinga, Nanggung, Sukajaya dan Sukamakmur.

Nurianty juga mengungkapkan, ekspor manggis bertujuan mendekatkan tata niaga manggis petani langsung ke eksportir dan meningkatkan pemahaman para petani manggis tentang persyaratan ekspor manggis. Sehingga dapat meningkatkan motivasi petani untuk terus meningkatkan daya saing produknya melalui perbaikan produktivitas dan mutu buah manggis.

"Sampai saat ini, telah teregistrasi kebun manggis Kabupaten Bogor sebanyak 39 kelompok tani dengan luas lahan 527,55 hektar," katanya.

Sementara itu, Bupati Bogor Ade Yasin menyatakan pihaknya sangat bangga para petani manggis Kabupaten Bogor telah menunjukkan kualitasnya. Para petani mampu menghasilkan produk berkualitas ekspor dan membawa nama Kabupaten Bogor ke mancanegara sebagai salah satu daerah penghasil manggis terbaik di Indonesia.

"Momentum ini menjadi untuk terus meningkatkan nilai tambah dan daya saing komoditi pertanian serta menjadi sumber motivasi untuk lebih meningkatkan produksi dan produktivitas serta kualitas produksi pertanian Kabupaten Bogor khususnya manggis," ujarnya.

Disebutkan, capaian ekspor manggis diharapkan dapat memberikan daya ungkit yang signifikan bagi terciptanya perekonomian yang berdaya saing, serta pada saat yang sama meningkatkan kesejahteraan petani.

"Kabupaten Bogor memiliki banyak potenis komoditas unggulan pertanian yang apabila di tangani dengan sungguh-sungguh dapat menjadi penggerak perekonomian daerah dan meningkatkan kesejahteraan petani," tambahnya.

Ade Yasin juga berharap setelah produksi manggis Kabupaten Bogor meningkat, baik kualitas maupun kuantitasnya hingga mencapai skala ekspor, diikuti oleh peningkatan komoditi pertanian lainnya, sehingga pada gilirannya nanti Kabupaten Bogor akan memiliki citra sebagai pusat produksi pertanian yang berdaya saing di tingkat Nasional dan Internasional.

Sudah dilihat 38 kali

Komentar