LTMNU DKI : Masjid Harus Terbebas dari Hoax dan Hate Speech

34267 medium img 20181001 wa0007
JAKARTA, - Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama DKI Jakarta memiliki peranan penting dalam menangkal hoax dan isu sara di tahun politik 2019. Hal tersebut dikemukakan  KH M. Husni Muchsin selaku Ketua Wilayah LTM Nahdlatul Ulama DKI Jakarta dalam acara Seminar dan Edukasi dengan tema "Peran takmir masjid dalam menangkal Berita Hoax" di Aula serba guna gedung Jakarta Islamic Center Koja Jakarta Utara, Minggu (30/9).

Menurutnya, takmir masjid perlu mengedukasi para pengurus masjid, khotib,dan jemaah masjid untuk berhati -hati dengan hoax. Selain itu  ia menegaskan pentingnya sterilisasi masjid dari aktivitas kampanye

“Masjid harus bersih dari kampanye, masjid harus menjadi tempat yang rahmadan lilalamin, tempat yang persatuan dan tempat untuk perdamaian,“ kata Kiai Husni Muchsin

Husni menjelaskan masjid bukan tempat berpolitik melainkan sebagai tempat membina umat, pembinaan kesehatan jamiani rohani umat, peningkatan ilmu umat dan tempat menumbuhkan kesadaran, pertubatan serta sebagai tempat menumbuhkan semangat

Sementara itu Ali Akbar Ketua Sahabat Cyber Indonesi ( SCI), bahwa pihaknya sangat senang atas kerjasamanya dengan pihak LTMNU DKI Jakarta sehingga acara Seminar dan Endukasi ini berjalan lancar dan tepat sasaran.

“Alhamdulillah data peserta yang hadir menyampai 500 yang terdiri dari para takmir masjid, lembaga dan Badan otonom Nahdlatul Ulama se DKI Jakarta. Semoga kerjasama kali pertama ini bisa berjalan lebih baik lagi kedepan," Ucap Alumni Universitas Gunadarma.

Sementara itu dalam kegiatan ini menghadirkan para narasumber yang paham akan materi tersebut antara lain, KH.Taufik Damas, (NU DKI Jakarta) Disma Sandi Swandaru (BPIP) dan Yudi Prayudi (pengamat dari UII Jogjakarta).

Reporter : Banu Alkaf /kang akmal
Sudah dilihat 30 kali

Komentar