Literasi Media, Ujung Tombak Perjuangan Perempuan di Era Digital

35333 medium wa atmago 11 okt
Maraknya berita hoax yang dewasa ini merebak di dunia virtual menggugah para komunitas untuk mencari solusi mengimbangi problematika tersebut. Salah satu lembaga yang tergerak untuk melakukan aksi guna meminimalisir berkembangnya hoax di masyaarakat adalah IDEA.

Melalui Workshop Literasi Media bertema "Perempuan dan Literasi Media Digital", IDEA mengundang segenap aliansi dan komunitas perempuan untuk hadir di Hotel Puri Artha, Rabu (11/10). Audiensi dimulai dengan offair bersama RRI Yogyakarta kemudian dilanjutkan dengan diskusi dan pengenalan aplikasi AtmaGo.

Aplikasi AtmaGo sendiri merupakan produk bentukan Atma Connect yang berbasis masyarakat. Dalam pengenalan aplikasi yang bertagline "warga bantu warga" tersebut, peserta diminta berkontribusi langsung dalam penggunaan vitur yang ada.

Menggunakan gawai masing-masing, peserta satu persatu mulai mengaplikasikan vitur AtmaGo dalam rangka sosialisasi literasi media di kalangan perempuan.
Elaborasi terkait literasi media di kalangan perempuan ini merupakan terobosan semi baru di wIilayah Yogyakarta. Pemberdayaan perempuan di dunia virtual dianggap menjdai suatu solusi guna merebut ruang-ruang dan hak-hak perempuan yang terlanjur tenggelam dan tidak lagi menjadi fokus di kalangan para perempuan sendiri.

Untuk itu, literasi sebagaimana dijelaskan Aji selaku pemateri hari itu, memiliki substansi yang tidak hanya berdasar pada asumsi saja. Data digital juga perlu dijadikan basis literasi masyarakat.

"Literasi yang baik akan memperbaiki dan menghindarkan masyarakat dari berita-berita bohong/hoax yang tersebar di media," jelas Aji ketika memulai materinya.
Sudah dilihat 37 kali

Komentar